Advertisements
Home Blog Page 1089

Hujan Sebentar, Medan Johor Dilanda Banjir

0

Masyarakat Dihantui Penyakit DBD Dan Diare

Banjir di Kec Medan Johor mencapai selutut orang dewasa

IMANUEL SITEPU. MEDAN JOHOR. Guyuran hujan di tengah malam [Minggu 21/9] membuat warga Jl. Eka surya dan Jl. Eka Warni (Medan Johor) harus beranjak dari tempat tidur. Pasalnya, air yang meluap, tiba-tiba menggenangi pemukiman mereka. Parahnya lagi, air bercampur lumpur selanjutnya masuk ke dalam rumah warga mencapai setinggi lutut orang dewasa.

Advertisements

Kolom M.U. Ginting: Referendum Pertakin

1

Kemenangan di pihak “No” dengan kelebihan suara sekitar 400.000 suara. Jumlah ini sama banyaknya dengan orang Inggris yang tinggal di Skotland. The “No” side won with 2,001,926 votes over 1,617,989 for “Yes”. Peraturan yang sudah ada (dibikin oleh orang Inggris pastinya) ialah bahwa orang Skotland yang tinggal di Inggris tak boleh ikut memilih sedangkan orang Inggris yang tinggal di Skotland boleh memilih.

Bual-bual La Bual: ERGULA

1

Alexander Firdaust Meliala (Medan)

 

Ibas nanggerken lau pola jadi gula gara, e me kap sitersinget gelarna ergula ibas kita kalak Karo. Maka lit me piga-piga tahapen na rikut pe perlu waktu cukup ndekah nanggersa (7-12 jam). Enda tergantung uga buena lau pola si man tanggerenken e, rikut pe uga pergarana apina. Kenca lau pola e itanggerken, janah adi enggo salih rupa lau pola ndai jadi megara. Ibas si e, gelar lau pola enggo ikataken salih jadi tengguli.

Bahasa Ibu (Karo)

3

Oleh: Herlina Surbakti (Medan)

 

Hidup belajar dan mengajar di tengah-tengah dunia internasional mulai dari kuliah di Fakultas Sastra tahun 1974 sampai 2011 dan kembali lagi ke Medan dan tinggal di rumah orangtua yang sudah tiada. Saya tidak menemukan masa lalu.

Turgen: KAB vs KBB

1

Brema Haganta Ginting’s

 

 

Lit me sesapih kalak Karo erdebat. Irpersoalkenna kerna Karo Adalah Batak (KAB) ras Karo Bukan Batak (KBB).

Salam Mejuah-juah Menuju Rekor MURI

1

BRANDY KARO SEKALI. BERASTAGI. Sebuah gagasan yang mengemuka di forum diskusi online, tepatnya di grup Facebook Jamburta Merga Silima (JMS), ternyata telah memunculkan sebuah gerakan yang dinamai dengan “Salam Mejuah-juah Menuju Rekor MURI”.

Kolom M.U. Ginting: Merdeka, merdeka . . .  

0
Foto: The Telegraph (www.thetrelegraph.co.uk)

Dulu banyak mati karena menuntut kemerdekaan dari negeri-negeri penjajah, seperti Belanda atau Inggris. Hari ini, 18 September 2014, Skotland bikin pemilihan (referendum) memilih ‘ya’ atau ‘tidak’ untuk kemerdekaan Skotland dari ’penjajah’ Inggris. Pagi ini, sudah berduyun antri di kota-kota Skotland untuk berikan suaranya. TPS buka sampai Pkl. 23.00 (jelang tengah malam). Jadi, perhitungan baru akan dimulai besok pagi.

Kolom M.U. Ginting: Transparansi Kursi Menteri

0

Semasa Era Orde Baru, sang diktator menunjuk menterinya. Selama ini, sejak Reformasi, orang-orang pada rebut kursi menteri. Masuk partai supaya bisa jadi menteri, terutama jadi ketua partai.

 

 

 

Tanda-tanda Stres dan Penanganannya

1

Dr. Lahargo Kembaren SpKJ (psikiater)

Kepala SMF Psikiatri RS Marzoeki Mahdi, Bogor

 

Kehidupan modern saat ini menuntut segala sesuatu lebih cepat sehingga menyebabkan munculnya berbagai tekanan dalam hidup. Masalah di tempat kerja, kuliah, sekolah dan keluarga yang menuntut suatu penyelesaian menyebabkan seseorang dalam keadaan frustasi dan tertekan sehingga memunculkan berbagai gejala stres. Sebenarnya, stres dalam jumlah yang kecil dan singkat bisa membuat performa kita menjadi lebih baik.

Kolom M.U. Ginting: KBB dan Tanda-tanda Zaman

0
Pemuda Karo Medan (PKM) melakukan kunjungan ke Istana Maium dan berdialog dengan keluarga Kesultanan Deli soal Kekaroan Kesultanan Deli. Lihat beritanya di http://www.sorasirulo.com/2014/09/15/pemuda-karo-medan-kunjungi-istana-maimun/

Buku Valerie Trierweiler  membelejeti Presiden Prancis, Francois Hollande, sebagai seorang sosialis Perancis. Di samping jual buku dapat duit, insformasi ini juga benar. Orang-orang sosialis Eropah umumnya memang sangat  membanggakan orang-orang kaya negerinya, karena mereka ini yang kasih dana. Orang miskin hanya kasih suara, tetapi ’tak bergigi’ menurut pandangan mereka.