Home Blog Page 2

Kolom Abenonta Tarigan: KOK SOOR KALI KAU MENJELEKKAN PEMIMPIN KITA?

0

Sebagai anggota masyarakat, saya sungguh mendukung Pak jokowi kembali mencalonkan diri sebagai presiden di periode 2019-2024. Menurut saya, beliau pasti bisa menyelesaikan visi misinya.

Kolom Acha Wahyudi: MEMBELA AHOK

0

Monami: Cha, kenapa sih lo mati-matian mendukung Ahok si orang China itu sebegitunya? Padahal mas Didi pernah ditipu sama China habis-habisan. 13 kantor cabang usaha ditutup, sampai sempet mau beli telor buat anak lo yang bejibun itu aja mikir: “Beli telor atau tempe aja, ya?!”

Kolom Eko Kuntadhi: JANGAN SEBAR VIDEO ITU

0

Video pembunuhan supporter sepak bola menggambarkan beberapa pembunuhan. Mereka membunuh seorang manusia. Mereka membunuh kemanusiaan kita. Mereka juga membunuh keteduhan beragama karena meneriakkan kalimat tauhid. Mereka membunuh bukan untuk apa-apa. Seperti sedang bermain-main dengan nyawa orang. Membunuh sekadar membunuh. Itu saja.

Batam Cerah, Harga Sayur Stabil

0

SERIULINA KARO SEKALI. BATAM. Hari ini Batam cerah. Saat reporter anda memasuki pasar tradisional Pasar Pagi Jodoh (Batam), tanahnya tidak becek seperti 2 minggu lalu yang cenderung berkubang. Keadaan pasar juga normal, kecuali komoditi pertanian yang sebagian mengalami penurunan harga dan sebagian lainnya mengalami kenaikan harga.

Kolom Boen Syafi’i: KENDALI SENTIMEN AGAMA DI PIHAK PARA KECEBONG

0

“Mudah saja bagiNya membalikan segala keadaan, semudah membalikan telapak tangan.”

Yang dulu A sekarang menjadi B, sedangkan yang dulu B, eh tau-tau sudah menjadi A.

 

Itulah “nash” atau ketetapan yang tidak bisa diganggu gugat. Bila sudah berkata “kun fayaakun” maka tiada sedikitpun yang bisa menghalangi ketetapan dariNya.¬†Apa yang terjadi sekarang adalah keadaan yang terbalik. Para kamvret sudah tidak bisa lagi menggunakan sentimen agama terhadap musuhnya.

Kolom Eko Kuntadhi: PKI ITU POCONG, DI/TII ADALAH BEGAL

0

Partai Komunis Indonesia (PKI) bangkit lagi, kata orang. Seperti hantu yang bangkit dari kubur.

Orang-orang sibuk membicarakan hantu. Yang ada hanya desas-desus. Semuanya bicara katanya. Tapi, saat ditanya mana hantunya, semuanya menjawab tidak jelas.

 

OK, kita tidak setuju PKI, sama seperti kita tidak setuju komunisme. Dunia juga sudah tahu, komunisme hanya omong kosong belaka. Uni Sovyet ambruk. Tembok Berlin runtuh. RRC saat ini lebih bergaya kapitalis dibanding komunis. Hanya Korea Utara yang memiliki pemimpin dengan rambut cepak ngangkang yang masih setia dengan jargon komunisme. Itu pun dibayar dengan penderitaan rakyatnya.

Ir. Aripin Ginting Mengenalkan Wisata Kuliner

0
Aripin Ginting (ke dua dari kiri) menikmati aneka makanan sehat dari bahan jagung Hokaido.

SERIULINA KARO SEKALI. PEKANBARU. Dengan Bahasa Inggeris yang pas-pasan Aripin Ginting bekerja sebagai pemandu wisata (tourist guide) di Medan sekitar tahun 1988. Sepulang kuliah nimbrung di sebuah penginapan seputaran Padangbulan. Semula berniat ingin melatih Bahasa Inggris secara gratis. Beberapa kali ikut berjalan bersama guide lainnya seperti ke Parapat, Bukitlawang, Berastagi dan perjalanan wisata di Kota Medan. Nah, dalam perjalanan wisata inilah Ir. Aripin Ginting terinspirasi untuk mempromosikan makanan daerah.

Tour de Sinabung 5 Digelar di Tongging, Karo

0

B. KURNIA P.P. TONGGING. Tour de Sinabung 5 digelar tadi pagi [Minggu 23/9]. Kali ini, kegiatan bersepeda yang terpusat di Dataran Tinggi Karo ini dihadiri oleh Bupati Karo (Terkelin Brahmana SH) dan jajaran FKPD Kabupaten Karo. Kegiatan ini terlaksana atas komunitas Sepeda Ontel di Penatapan Sipiso-piso (Kecamatan Merek, Kabupaten Karo).

Ginting Menangi China Open, Seribu Gadis Siapkan Minyak Urut Karo

0

SERIULINA KARO SEKALI. BATAM. Akhirnya “The Giant Killer” Anthony Sini Suka Ginting, pria 21 tahun putra Suku Karo ini, menjadi pemenang di China Open Super1000 tahun 2018 setelah mengalahkan Kento Momota (Jepang). Moment ini sekaligus sebagai balas dendamnya karena gagal melaju ke babak final di Asian Games 2018 Jakarta.

Kolom Ganggas Yusmoro: BERAWAL DARI KARDUS, YAKIN BISA BAGUS?

0

Semua peristiwa tentu bermula pada langkah awal. Apalagi sebuah keinginan untuk mengurus bangsa dan negara. Jika penuh dengan akal bulus, apapun itu bisa dipastikan akan berakhir sangat tidak bagus.

%d bloggers like this: