Home Blog Page 4

Kolom Eko Kuntadhi: HORE! FREEPORT KINI PUNYA KITA

1

Ketika mahasiswa dulu, saat membahas ketidakadilan di negeri ini, kami selalu menjadikan kasus Freeport sebagai contoh konkrit. Bagaimana perusahaan AS itu mengeksploitasi tanah Papua, mengeruk kekayaanya, merusak alam tapi hanya mengeluarkan sedikit saja untuk Indonesia.

Kolom Ray Bambino: POLITIK HATI NURANI AHOK

0

Pembebasan bersyarat itu bisa didapat dengan permohonan. Pemohonnya harus memenuhi persyaratan yang diatur oleh Peraturan Menteri. Jadi, Ahok bukan menolak pembebasan bersyarat, tapi memilih untuk tidak bermohon kepada negara.

Kolom Ganggas Yusmoro: SOSOK CAWAPRES JOKOWI AKAN PERTARUHKAN BANGSA DAN NEGARA

0

Kenapa begitu? Pilpres 2019 jika diamati bukan lagi sebuah suksesi kepemimpinan biasa di negeri ini. Bukan lagi kontestasi yang mengedepankan pesta Demokrasi yang semua bersukaria memilih pemimpin yang menjadi idola sebagaimana pemilihan di tayangan Televisi dalam acara Idol.

Kolom Asaaro Lahagu: JOKOWI BERKEPALA BATU SELAMA 3,5 TAHUN (Freeport Akhirnya Sah Dikuasai Indonesia)

0

Sifat kepala batu luar biasa yang ditunjukkan Jokowi berkaitan dengan Freeport, akhirnya berhasil. Hari ini, Kamis 12 Juli 2018, saham Freeport sebesar 51%, secara sah dimiliki oleh Indonesia. Hal itu ditandai usai penandatanganan Head of Agreement (HoA) antara Indonesia dan Freeport.

Kolom Ganggas Yusmoro: 10 NEGARA YANG PENDUDUKNYA BAHAGIA

0

Ketika PBB merilis 10 negara dengan tingkat kebahagiaan, tentu akan terpikir, mereka adalah orang-orang yang mempunyai nilai agama dan tingkat reiiligius yang tinggi. Hapal dan nglotok kitab suci. Apakah demikian? Justru sebaliknya.

Kolom Eko Kuntadhi: MENGUBAH INDONESIA MENJADI ALQAEDAH

0
Model: YANTI BERU GINTING (Penang)

Ada dokumen tersebar. Isinya menggambarkan Abu Jibril ternyata salah satu otak gerakan ganti Presiden. Bapak dari salah seorang teroris yang mati di Syuriah ini menjadi Presedium. Sementara Neno Warisman menempati posisi sekretaris.

Kolom Boen Syafi’i: UCAPAN AHOK

0

Ahok adalah tipikal seseorang yang “kontroversial” dalam berkata-kata. Dia ceplas ceplos dan tanpa tedeng aling-aling, terutama kepada mereka para begundal negara. Apalagi kalau si begundal negara tersebut hobinya memakai agama sebagai kedok untuk berkuasa. Wajar jika Ahok bersikap demikian, karena hatinya berontak untuk mengatakan sebuah kejujuran, yakni:

Kolom Muhammad Nurdin: MERINDUKAN SOSOK PEMIMPIN YANG PEDULI

0

Cinta seorang ibu, bak karang di lautan. Kokoh, tegar, meski dihantam ombak. Tak bergeming melangkah, demi anak-anak tercinta. Itulah yang diperlihatkan oleh Yowi. Seorang ibu paruh baya. Yang berjuang memastikan masa depan anaknya. Anaknya tak diterima di sekolah negeri, padahal nilainya bagus dan layak. Ibu mana yang terima bila jerih payah sang anak dihargai ketidakberhasilan?

LALAT MENYERBU PENDUDUK

0

IMANUEL SITEPU. STM HILIR. Sudah 2 pekan terakhir, warga Desa Negara Beringin (Kecamatan STM Hilir, Deliserdang) resah sejak ribuan lalat menyerbu rumah mereka. Warga menuding wabah lingkungan ini berasal dari sejumlah peternakan ayam dan dampak dari adanya Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di desa itu.

Kolom Eko Kuntadhi: PERTEMPURAN PARA RELAWAN

0

Jadi begini. Pilpres akan dilaksanakan bareng dengan pemilihan legislatif. Nanti di kotak suara, pemilih dapat banyak banget kertas suara. Ada wajah-wajah Caleg DPRD II, DPRD I, DPR-RI, anggota DPD, juga Capres dan Cawapres. Apalagi sekarang jumlah partai yang ikut Pemilu bertambah. Bisa dibayangkan membawa 5 kertas suara dengan bermacam-macam pilihan. Itu keribetan dari sisi teknis pencoblosan.

%d bloggers like this: