Pernandén Kembali Hadang Truk Tanah Timbun Di — Sorasirulo
← Beranda

Pernandén Kembali Hadang Truk Tanah Timbun Di

Pernandén menghadang jalan di depan RSU Sembiring Delitua (Foto: Imanuel Sitepu)[/caption] IMANUEL SITEPU. DELITUA. Akibat tidak ada keseriusan Pemkab Delise…

"Ke mana lagi kami harus mengadu? Pemerintah dan anggota dewan tidak berpihak kepada rakyat," keluhnya.

Yang lebih disayangkan, sambung mereka, beberapa pengusaha malah menyewa preman mengintimidasi warga

"Namun begitu, kami tidak akam mundur selangkahpun. Bila pemerintah tidak peduli, kami akan tetap melakukan aksi turun ke jalan agar truk tronton tidak bisa melintas di jalan Delitua," papar para pernandén dengan semangat Beru Rengga Kuning.

Sementara itu, tokoh masyarakat Delitua Sabar Bangun ketika dikonfirmasi di lokasi meminta agar Pemkab Deliserdang serius menangani penambangan Golongan C yang makin merebak di kawasan Deliserdang, terutama galian tanah timbun yang menggunakan armada truk tronton.

"Mereka melintas bukan kelas jalanya. Jadi, Dishub Deliserdang diminta jangan separuh hati menindak armada tronton yang melintas di jalan besar Delittua. Demikian juga kepada Bupati Deliserdang, kami masyarakat meminta agar serius menanggapi persoalan masyarakat Delitua," kata militan Partai PDI-P ini.

Dalam kesempatan itu, Sabar Bangun Juga mengingatan masyarakat jangan sempat terpancing aksi anarki dalam melakukan aksinya.

"Sah-sah saja melakukan protes. Namun, jangan berbuat anarkis dan keonaran," katanya.

Pantauan Sora Sirulo di lokasi, akibat aksi protes warga, hampir sekira 100an armada truk tronton bermuatan tanah merah terhenti di sepanjang jalan dari Kantor PLN hingga depan RSU Sembiring Delitua. Namun, atas Kesigapan Kapolsek Delitua Kompol B. Marpaung SH, Kanit Reskrim Iptu Martualesi Sitepu SH MH dan Kanit Lantas AKP M. Syafii yang turut terjun ke lokasi mengantur arus lalulintas, sehingga tidak terjadi kemacetan yang berarti.

Walau dalam kondisi hujan lebat, sejumlah pernandén bertahan di jalan melakukan penghadangan. Untuk mengantisipasi kemacetan, petugas terpaksa mengalihakan jalan alternatif menuju Kecamatan Biru-biru.