Satma Gempita Sumut Demo Ptpn — Sorasirulo
← Beranda

Satma Gempita Sumut Demo Ptpn

Satma Gempita Sumut gelar demo di depan pintu masuk Kandir PTPN 2.[/caption] IMANUEL SITEPU. TANJUNGMERAWA. Satuan mahasiswa Generasi Muda Peduli Tanah Air (…

Mereka juga meminta kepada Presiden RI supaya membentuk Satgas Pembrantasan Mafia di PTPN 2 dan meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan supaya tidak menjual Rumah Sakit Tembakau Deli (RSTD) kepada JV Company anak perusahaan PTPN 2. Setelah menegaskan bahwa rumah sakit ini merupakan situs sejarah Kota Medan, mereka meminta ,agar RSTD dikembalikan seperti semula.

Disebutkan, latar belakang Satma Gempita Sumut itu berunjuk rasa ke PTPN 2 karena akan dihentikannya pembayaran pensiun terhitung Pebruari 2015.

“Akan ada 37 ribu karyawan tidak menerima pensiun,” kata Riki pada orasinya.

Aksi unjuk rasa Satma Gempita Sumut nyaris ricuh dengan karyawan dan petugas satpam PTPN 2. Berawal pihak Satma Gempita Sumut berencana membakar ban bekas. Untung saja petugas kepolisian segera mengantisipasi keadaan dan meminta karyawan dan petugas keamanan PTPN 2 tetap tenang dalam menghadapi Satma Gempita. Polisi jug menghimbau supaya pihak Satma Gempita jangan anarkis dalam penyampaikan aspirasi. Usai menyampaikan seluruh aspirasi, massa Satma Gempita yang didampingi dengan beberapa karyawan yang sudah pensiun dari PTPN 2, dengan tenang membubarkan diri.

Menanggapi aksi unjuk rasa Satma Gempita Sumut itu, pihak PTPN 2, Suharto selaku Kabag Sekretariat PTPN 2 yang didampingi Kaur Humas PTPN 2 Rachmudin kepada sejumlah wartawan mengatakan, tuntutan Satma Gempita tersebut prematur.

“Tidak sesuai dengan fakta yang ada. Semua dana pensiun telah dibayar setiap bulan, karena merupakan kewajiban pokok,” kata Suharto.

Berkenaan dengan orasi yang mengatakan RSTD telah dijual, menurut Suharto tidak benar,

“RSTD masih milik PTPN 2 hingga saat ini. Jadi yang jelasnya, semua tuntutan tersebut prematur dan tidak benar,” katanya.