← Beranda Ekonomi · Kam, 8 Agu · 3 mnt baca
Siapakah Yang Salah Dengan Kondisi Kabupaten Karo Saat Foto: Caranta Perangin-angin[/caption] Oleh: Johanis Singarimbun SH (Kabanjahe) Tidak terasa, sudah 4 tahun anggota DPRD Karo memangku jabatannya (2009-2013)…
Kemajuan Kabupaten Karo sangat ditentukan oleh para pemimpinnya yang dalam hal ini adalah Bupati dan DPRD Karo. Hendaknya kedua lembaga ini tahu bagaimana cara mencari jalan keluar dari semua permasalahan yang dihadapi para petani Kabupaten Karo. Tidak salah kiranya kedua lembaga ini mendatangkan ilmuan dari luar untuk meneliti secara menyeluruh dan mendetail megenai penyakit hama lalat buah. Saat ini, lalat buah tidak saja menyerang tanaman jeruk, tetapi juga sudah menyerang tanaman lainnya. Bahkan, tanaman kopi pun sudah diserang hama ini.
Demikian juga halnya dengan ketersediaan pupuk dan bibit/benih. Pemerintahan Kabupaten Karo melalui Dinas terkait dapat memprediksi berapa kebutuhan pupuk dan bibit/benih per musimnya bagi petani. Dalam mengantisipasi gejolak harga, Pemkab Karo juga dapat melakukan kerjasama dengan daerah atau negara luar agar pada saat panen raya, komoditi hasil panen petani dapat dikirim ke daerah/ luar negeri dengan cara penentuan standarisasi harga suatu komoditi petani Karo. Hendaknya harga yang ditetapkan tidak merugikan petani dan juga tidak memberatkan pembeli. Foto: Caranta Perangin-angin[/caption]
Banyak petani Kabupaten Karo yang mengibaratkan bertani seperti bermain judi. Tidak ada kepastian. Kadang ada petani yang sekali tanam bisa mendapatkan keuntungan besar, dan ada juga yang sekali tanam merugi secara besar-besaran.
Di lain sisi, keberhasilan dan kemajuan Kabupaten Karo khususnya di bidang pertanian tidak hanya ditentukan oleh kedua lembaga tersebut di atas. Peran serta dan kesadaran masyarakat Kabupaten Karo juga sagat berperan dalam hal ini. Hedaknya petani Karo mau dibina serta menjalankan saran dan masukan dari pihak terkait dalam bidang pertanian, khusunya Dinas Pertanian, Petugas Penyuluh Pertanian. Terpenting adalah adanya pembagian pemetaan penanaman jenis tanaman di wilayah Kabupaten Karo.
Jika hal ini dilakukan oleh semua pihak di Kabupaten Karo, maka kemajuan dan keberhasilan di Kabupaten Karo akan terwujud, khusunya dalam bidang pertanian.
Kondisi lain yang saat ini terjadi di Kabupaten Karo adalah banyaknya masalah yang menimpa pimpinan di Kabupaten Karo diantaranya masalah polemik SKPI, masalah keberlanjutan kelangsungan usaha batu dolomit, dan lain-lainnya.
Kembali ke pertanyaan judul tulisan di atas, maka yang salah dengan kondisi Kabupaten Karo saat ini tidak saja pada lembaga pemerintahan di Kabupaten Karo (Bupati dan DPRD), tetapi juga kesalahan dari Masyarakat Karo itu sendiri karena masyarakat Kabupaten Karo juga yang mendudukkan mereka di kursi jabatan Bupati dan DPRD Karo.
Ke depannya, kita mengharapkan kerjasama yang baik dari semua lapisan khusunya Bupati Karo, DPRD Karo dan peran serta masyarakat di Kabupaten Karo, khusunya dalam memilih dan menetukan pimpinanya (Bupati) serta yang mewakil dan yang memperjuangkan kepentingan Masyarakat Kabupaten Karo (DPRD Karo).
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.