Tak Dapat Kartu Blsm, Puluhan Janda Datangi Kantor Camat
Warga saat mendatangi Kantor Camat Biru-biru.[/caption] IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Ternyata, banyak warga miskin yang tidak dapat Kartu Perlindungan Sosial (…
"Untuk siapa sebenarnya BLSM itu? Kami mau kepastian. Saya lihat banyak warga yang menerima kartu BLSM memiliki rumah mewah, memiliki sepeda motor bahkan orang terpandang di desa kami. Merekalah yang malah mendapat jatah. Kedatangan kami ke kantor camat hanya meminta kepastian bagaimana sebenarnya kriteria penerima bantuan itu," kata salah seorang nande-nande seraya mengunyah sirih di mulut. Mirisnya lagi, kata Darawati (50), warga Dusun 2 Desa Namo Tualang, kecurangan dalam pembagian bantuan pemerintah kerap terjadi di desa mereka. Bahkan, menurut Ibu berperawakan kurus berkulit hitam ini, ada indikasi termasuk dalam pembagian Raskin. "Data yang tidak valid selama ini berimbas kepada orang yang tidak mampu tidak mendapatkannya sedangkan orang kaya dapat. Kami cuma minta keadilan, pak. Warga yang benar-benar tidak mampu tidak mendapatkan Raskin dan kartu BLSM. Sebenarnya program pemerintah ini untuk orang mampu atau orang tidak mampu?” celetuk ibu ini seraya mengatakan kalau dalam memenuhi kehidupan keluarganya dia harus menjadi buruh ke ladang warga. Sekcam M. Yusuf SSos yang menerima warga mengatakan, yang belum terdaftar segera melapor kepada kepala desa setempat. Agar kepala desa melalui pihak kecamatan bisa mengajukan ke Kabupaten, katanya.