2 Maling Kereta Diringkus Keponakan Kanit Reskrim Polsek Delitua
IMANUEL SITEPU. DELITUA. Dua spesialis maling kereta di rumah ibadah diringkus Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Martualesi Sitepu SH MH bersama dua keponaka…
"Aku melihat salah satu pelaku yang mengenakan jaket mematahkan stang kereta milik jemaat. Lalu aku beritahu kepada paman dan kami langsung mengejar," kata Doni Sinaga di Polsek Delitua. Begitu terjatuh, Doni memiting tersangka Sunardi[/two_third]
Begitu kereta hendak dibawa kabur lewat gerbang depan gereja, seketika itu pula Iptu Martualesi Sitepu yang masih pincang berjalan akibat baru menjalani operasi memerintahkan kedua keponakanya mengejar. Mendapat arahan dari paman, salah satu tersangka bernama Sunardi yang mengendarai kereta Satria FU langsung didorong oleh Doni. Begitu terjatuh, Doni memiting tersangka Sunardi dan selanjutnya dibawa ke halaman gereja.
Tersangka Amrizal yang mengetahui temanya sudah ditangkap memilih melarikan diri. Melihat salah satu pelaku kabur, Martualesi Sitepu seketika menyuruh Gusti Sitepu mengejar. Amrizal tidak mau ditangkap begitu saja saat terjebak di jalan buntu. Begitu berhadapan satu lawan satu dengan Gusti Sitepu, Amrizal berupaya membuat perlawanan. Ia kemudian mengeluarkan kunci T dari sakunya.
Ternyata, Doni Sinaga tidak kalah gesit dengan Gusti Sitepu. Meski sempat duel, Gusti Sitepu akhirnya berhasil melumpuhkan Amrizal.
"Pelaku sempat melawan dan menyerang saya dengan kunci leter T. Tapi tersangka berhasil saya tangkap," tambah Gusti Sitepu.
Sementara Kapolsek Delitua, Kompol Anggoro Wicaksono SH Sik MH ketika dikonfirmasi secara terpisah mengapreasai dua mahasiswa yang melakukan penangkapan terhadap pelaku curanmor tersebut.
"Menurut pengakuan tersangka, mereka sudah dua kali beraksi di rumah ibadah. Kita akan memberikan piagam penghargaan kepada kedua mahasiswa itu karena berhasil mengungkap dan menangkap pelaku curanmor yang saat ini cukup menjadi atensi Kapoldasu," kata Anggoro Wicaksono. // //