Christmas Light Up Mikie Holiday Dengan Anak Pengungsi
BERNARD PANGARIBUAN. BERASTAGI. Menyambut Natal dan Tahun Baru 2015, Mikie Holiday Resort Berastagi mengadakan acara bertajuk “Christmas Light Up” . Christma…
Mikie Entertainment tak ketinggalan menghadirkan hiburan untuk anak-anak pengungsi. Menjelang seremoni Christmas Light Up, Mikie Entertainment menghibur anak-anak pengungsi dan tamu Mikie Holiday Resort di lobi hotel. Para tamu dan anak-anak pengungsi ikut larut dalam lagu-lagu bertemakan Natal. Semangat untuk bangkit dari keterpurukan yang dibawakan vocal group Mikie Entertainment. Semakin meriah saja saat para dancer mengajak semua hadirin untuk bersukacita mengikuti irama musik.
Moment Christmas Light Up ditandai dengan penyalaan lilin oleh pihak Mikie Holiday, anak-anak pengungsi, dan para tamu yang juga antusias untuk mengikuti jalannya acara. Di halaman depan Mikie Holiday Resort, semuanya berkumpul tepat di depan Christmas Tree setinggi 9 meter. Suasana khidmat menyelimuti kala doa-doa dipanjatkan beberapa detik sebelum prosesi penyalaan lampu pohon Natal. Bersamaan dengan lampu pohon Natal yang menyala, Sinterklas pun muncul dari balik pohon Natal, lengkap dengan karung hadiahnya yang membuat surprised para anak pengungsi.
Anak-anak pengungsi juga diajak menyaksikan Christmas Tree setinggi 15 meter di Funland. Christmas Tree kali ini lebih tinggi dari Christmas Tree yang dibuat Mikie Holiday pada Natal tahun lalu yakni setinggi 12 meter. //
Rangkaian acara Christmas Light Up terakhir adalah makan malam bersama di Pirates Café, sebuah café berbentuk kapal bajak laut di Funland. Usai makan malam, pengumuman pemenang lomba dan pemberian kado natal untuk seluruh anak pengungsi menjadi kebahagiaan tak terkira yang tergambar jelas di wajah mereka. Hal ini seperti yang diungkapkan Tarigan, pembina anak-anak pengungsi didampingi Zalukhu.
“Begitu besar berkah yang kita dapat pada hari ini. Kami bersyukur dan berterimakasih kepada manajemen Mikie Holiday yang memberikan bantuan kepada kami untuk bersama-sama dapat merasakan kebahagiaan Natal. Sebenarnya, sulit bagi kami untuk membuat anak-anak ini tersenyum karena trauma yang besar yang mereka alami, begitu besar rasa takut yang mereka miliki. Tapi, hari ini, kami melihat mereka sungguh bersukacita,” ungkap Tarigan.
Mikie Holiday Resort selaku penyelenggara acara Christmas Light Up turut senang dan bangga dengan keceriaan anak-anak pengungsi serta para tamu yang ikut serta mengikuti seluruh rangkaian acara. Diharapkan acara ini bisa bermanfaat bagi semua, terlebih-lebih bagi seluruh pengunjung. //