← Beranda Budaya & Adat · Pariwisata & Kuliner · Sen, 9 Jun · 2 mnt baca
Lagu Nyanyian Anak Pasar Peringgan, Medan Baru.[/caption] BRANDY KARO SEKALI. MEDAN. Karena rasa keterpanggilan untuk memperkenalkan Karo melalui karya lagu, seorang pemuda sek…
“Lagu ini sebenarnya jauh dari kata kesempurnaan, meski demikian tujuan saya dalam membuat lagu ini adalah untuk mengajak para seniman Karo dan generasi muda yang berkompeten di bidang seni musik agar lebih giat lagi memperkenalkan Suku Karo melalui seni tarik suara,” ujar Alexander Meliala melalui pesan Facebook kepada Sora Sirulo.
Alexander menambahkan, bagi para seniman yang berminat untuk mengembangkan lagu “Nyanyian Anak Medan” dipersilahkan seluas-luasnya dengan tujuan dalam rangka memperkenalkan Karo kepada masyarakat luas.
“Bagi siapa saja yang berminat mengambangkan lagu ini, saya persilahkan seluas-luasnya untuk dikembangkan, dan dengan tujuan utama adalah dalam rangka memperkenalkan Suku Karo,” ujarnya.
Seperti diketahui Medan adalah kota yang didirikan Guru Patimpus Sembiring Pelawi, seorang putera Karo yang lahir di Aji Jahe, Dataran Tinggi Karo (Karo Gugung). Guru Patimpus pada awalnya membuka kampung kecil bernama Madan dan kini telah berubah nama menjadi Medan, sekaligus telah menjadi kota terbesar di Indonesia di luar Pulau Jawa. Pajak Sore Padangbulan, Medan.[/caption]
Berikut adalah lirik lagu “Nyanyian Anak Medan” yang diciptakan oleh Alexander Firdaust Meliala. Lirik lagu ini menyebutkan salam khas Karo, yaitu Mejuah-juah. Salam khas Mejuah-juah juga selama ini kerap disuarakan oleh masyarakat Karo agar disahkan menjadi salam khas di Kota Medan.
Medan… Aku anak Medan Ramah warganya, aku kenang Rumah bapakku, di Padang Bulan Takkan kulupa, sepanjang zaman
Madan… asal usul katanya Sebuah kampung kecil bersahaja Guru Patimpus, pendirinya Damai sentosa itulah artinya
Reff Kini Aku t’lah jauh merantau Kenangan Medan selalu terngiang Mejuah-juah Medan kucinta Suatu saat kita akan bersua
Medan… Aku anak Medan Ramah warganya, aku kenang Rumah bapakku, di Padang Bulan Takkan kulupa, sepanjang zaman
Reff Kini Aku t’lah jauh merantau Kenangan Medan selalu terngiang Mejuah-juah Medan kucinta Suatu saat kita akan bersua. [/box] // //
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.