Menanam Peleng Di Ujung Aji — Sorasirulo
← Beranda

Menanam Peleng Di Ujung Aji

LORETA KARO SEKALI. BERASTAGI. Peleng adalah sejenis bayam yang kini merupakan primadona sayuran Tanah Karo. Selain digemari masyarakat lokal, peleng ini jug…

Menanam Peleng Di Ujung Aji

“Peleng hanya hanya akan tumbuh baik bila ditanam di musim kemarau. Saat musim kemarau kemarin itu, kebetulan tidak banyak yang menanamnya karena masalah penyiraman. Bapak waktu itu menyiramnya dengan mesin setiap pagi dan sore sehingga tumbuh subur. Apalagi tanah kita sekarang sanga subur sejak Sinabung menaburkan debunya,” papar Icha.

Dalam seharinya, Tunut memanen pelengnya sekitar 300 Kg setiap harinya. Biasanya dia membawanya ke Pasar Berastagi, tapi kadang-kadang ada juga yng memesannya datang dari Pekan Baru (Riau).

“Bila yang dari Pekan Baru datang, dia langsung memanennya sendiri ke ladang. Kadang dia membeli 120 Kg per hari. Sebelum datang, dia menelepon telebih dahulu,” kata Icha.

Menurut Icha lagi, kalau tidak laku di Pasar Berastagi ke verkoper, kita jual eceran ke Pajak Singa dengan harga Rp. 2 ribu per ikat.

“Wah, ramai juga mengecernya. Banyak peminatnya,” ujar Icha seraya tersenyum riang.

“Kalau ada pembaca Sora Sirulo yang mau jalan-jalan ke ladangndu sekalian beli peleng dengan memanen langsung bagaimana?” Tanya Sora Sirulo.

“Wah silahkan. Hubungi saja ayah saya, Tunut Sembiring ke HP 01396995073 jawab Icha.

Orang-orang Indonesia biasanya memasak peleng dengan cara tumis atau kadang juga disop. Daunnya yang muda bisa jadi lalapan. Peleng disebut juga dengan nama Bayam Jepang atau nama dagang populernya Horinso (Spinacea oleracea ).

Adapun kandungan gizi peleng adalah sebagai berikut: Energy 1 KJ, karbohidat 3,6 gr, gula 0,4 gr, serat diet 2,2gr , lemak 0,4 gr, protein 2,9gr, folat, Vit C, Vit E , Vit K, Kalsium, dan Zat Besi. // //