← Beranda Budaya & Adat · Ekonomi · Lingkungan & Alam · Kam, 27 Feb · 2 mnt baca
Merawat Dialog Sinabung (bagian Oleh: Ananta Bangun (Medan) Erupsi Gunung Sinabung menjadi simbolis misteri alam di luar nalar manusia. Kronisnya batuk-batuk 'sang Bulang' (dalam bahasa Kar…
Persepsi baru muncul, seibarat menjejalkan sejumlah besar pakan ke mulut ayam, karena melimpahnya bantuan tertentu pasca bencana alam. Pola fikir baru ini mempersempit tradisi sebelumnya, memperoleh nafkah dari kerja keras. Tentu saja mereka tersedak.
Bila dalam skenario dampak bencana temporer ada kemungkinan munculnya efek ‘tersedak’ tersebut, bagaimana dengan penanganan bencana Sinabung? Dari satu sisi, kondisi tersebut bisa sengaja diciptakan. Isu bencana alam merupakan satu metode penggalangan dana paling mudah dilakukan. Peran para penyumbang lebih banyak secara parsial atau terpisah.
Dalam fikirannya, kewajiban moral tersebut mampu diteruskan lembaga/ organisasi bakti sosial. Lemahnya pengawasan dan skema ‘titip moral’ ini lah memancing penyalahgunaan. Karenanya tak heran ditemui punggawa lembaga/ organisasi bakti sosial berpenampilan flamboyan tiap kali bencana terjadi. Kita tentu masih ingat bagaimana gegernya pemberitaan kehidupan glamor seorang petinggi palang merah di negeri Tirai Bambu. Sementara di negeri sendiri, ini masih sekadar bisik-bisik sesama tetangga saja.
Namun, ada juga peran parsial yang cukup membingungkan. Ini biasa dilakukan pihak korporat. Dalam hitungan kuantitas, pemberian bantuan materi bagi pengungsi umumnya cukup besar. Dan hampir mengena dalam konsep bantuan dampak bencana temporer. Tetapi trik mereka terkuak ketika barisan media massa menyusul.
Benar, agenda donasi tersebut merupakan upaya memulihkan atau memperkuat citra. Tak perlu kaget menemui banyak selimut dan pakaian bagus bertebaran di posko Sinabung melebihi populasi pengungsinya sendiri. Seusai publikasi media, hubungan keduanya pun turut lepas (Bersambung ke Bagian 2 ).
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.