Anak Menolak Sekolah? Bisa Jadi Gangguan Cemas
Dr. Lahargo Kembaren SpKJ (psikiater) Ketua SMF Psikiatri RS.Dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor Minggu ini adalah masa-masa anak baru masuk sekolah setelah menghabisk…
Dr. Lahargo Kembaren SpKJ (psikiater) Ketua SMF Psikiatri RS.Dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor Minggu ini adalah masa-masa anak baru masuk sekolah setelah menghabiskan waktu liburan yang cukup panjang. Masa-masa masuk sekolah bagi anak baru tidak selamanya berjalan lancar, seringkali ditemukan anak yang takut, cemas, khawatir apabila ditinggal oleh orangtua/ pengasuhnya. Tidak jarang juga ada anak yang menolak pergi ke sekolah karena alasan yang tidak jelas. Bahkan ada juga yang mengalami keluhan fisik seperti muntah-muntah setiap dibawa ke sekolah.
Penyebab dari munculnya gangguan cemas perpisahan ini adalah :
- Genetik, orangtua yang memiliki gangguan cemas akan lebih rentan memiliki anak dengan gangguan ini
- Modelling, orangtua yang menunjukkan perilaku cemas yang berlebihan akan ditiru secara sadar dan tidak sadar oleh si anak
- Pengalaman peristiwa perpisahan yang terjadi sebelumnya
- Sikap orangtua yang terlalu melindungi anak (over protecting ) yang membuat si anak kesulitan mengembangkan keterampilan hidup dan kepercayaan dirinya
- Sikap orangtua yang marah pada anaknya ketika si anak merasa takut terhadap hal tertentu
Hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan cemas perpisahan ini antara lain adalah :