Andi Sinulingga Hangat Di Media Sosial Terkait Ancaman — Sorasirulo
← Beranda

Andi Sinulingga Hangat Di Media Sosial Terkait Ancaman

Sumber foto: Tribun Lampung [/caption] BRANDY KAROSEKALI. MEDAN. Nama Andi Sinulingga, pria berdarah Karo dari Taneh Karo (Sumatera Utara), kini telah menjad…

Seiring dengan aksi pengumpulan koin yang digagas oleh Andi bersama KPI di Bundaran Hotel Indonesia, kini telah menjadi perbincangan hangat di media sosial khususnya di Twitter. Seperti pantauan Sorasirulo.com di Twitter, tagar #KoinuntukAustralia kini telah menjadi trending topik.

Ketika tagar #KoinuntukAustralia diklik, maka akan muncul berbagai ungkapan apresiasi dari masyarakat pengguna media sosial terkait aksi penggalangan koin yang dilakukan oleh Andi Sinulingga bersama API.

Andi Sinulingga yang dimintai keterangannya oleh wartawan terkait aksi yang dilakukannya menyatakan, gerakan pengumpulan koin merupakan bukti bahwa dirinya bersama masyarakat bisa membayar semua yang telah diberikan Australia untuk tsunami Aceh.

“Ini bukti kalau kami bisa membayar semua yang telah diberikan Australia untuk tsunami Aceh,” kata inisiator pengumpul koin dari KPI yang berasal dari Suku Karo ini.

Meski demikian, Andi mengaku sejauh ini belum bisa memastikan sudah berapa koin yang telah terkumpul. Namun, ia memastikan Rp 12 Miliar yang merupakan total dari bantuan Australia kepada Indonesia pasti terkumpul.

“12 Miliar bisa terkumpul. Ini untuk menunjukkan kepada mereka bahwa yang butuh Australia bukan hanya Indonesia. Tapi dia juga butuh kita. Banyak warga kita yang dihukum mati di negara lain. Tapi kita enggak pake ngancam. Kegiatan galang koin akan terus berjalan,” kata Andi. Daily Mail juga turut memberi-takan[/one_fourth]

Kini salah satu media terkemuka dari Inggris, Daily Mail juga turut memberitakan terkait aksi pengumpulan koin yang digagas Andi Sinulingga. Pada berita Daily Mail yang berjudul “Bouquets and brickbats over Bali Nine” tersebut, penulis mengutip Andi dari Kompas.com yang mengatakan baru akan menghentikan aksi pengumpulan koin saat Tony Abbott menarik ucapannya dan meminta maaf terkait ucapanya.

“Until Tony Abbott apologises directly, not represented by his foreign minister. Australia wouldn’t dare behave like this to another country,” demikian kutipan pernyataan Andi Karo-karo Sinulingga ini seperti yang dikutip oleh Sorasirulo.com dari laman Daily Mail . // //