← Beranda Ekonomi · Kesehatan · Lingkungan & Alam · Pariwisata & Kuliner · Pertanian & Pedesaan · Pendidikan · Sab, 7 Mar · 4 mnt baca
Dpr Ri Akan Dorong Presiden Perhatikan Saat Sinabung meletus memuntahkan lahar pijar dan awan panas Foto: Ngguntur Purba)[/caption] NGGUNTUR PURBA. JAKARTA. Bupati Karo Terkelin Brahmana SH dan Ke…
“Di sinilah tidak adanya perhatian Pemerintah Pusat terhadap masyarakat Karo. Pemerintah hanya memperhatikan pengungsi Sinabung yang memang tidak lagi bisa menempati desanya untuk melanjutkan hidup mereka,” kata Terkelin.
Selanjutnya Terkelin menjelaskan, erupsi Sinabung tidak hanya menerpa desa-desa yang tidak bisa ditempati lagi, tetapi juga desa-desa yang terkena tebaran debu vulkanik gunung itu yang mengakibatkan menurunnya produksi pertaniannya. Pemerintah Pusat hanya memperhatikan pengungsi yang direlokasi dan menyiapkan tempat baru untuk mereka sebanyak 2.000an KK. Sementara, ada 8.000-an KK yang berada di radius 5 km dan diperbolehkan untuk pulang kembali ke desa mereka. yang diperbolehkan pulang ini sebenarnya sama dengan pengungsi yang direlokasi[/one_fourth]
Padahal, kondisi desa mereka tidak lagi seperti semula. Pertanian dan rumah mereka sudah hancur sehingga mereka harus memulai hidup dari nol. Para korban yang diperbolehkan pulang ini sebenarnya sama dengan pengungsi yang direlokasi. Seharusnya, pemerintah membantu dengan perlakuan yang sama ke para korban Sinabung ini. Tetapi, Pemerintah Pusat tidak memberi perhatian kepada mereka.
Selain itu, penduduk yang terkena dampak debu Sinabung yang mengakibatkan pertanian mereka terganggu dan sudah terbukti menurunkan produktivitas pertanian serta pariwisata di Karo juga sama sekali tidak diperhatikan dan tidak dipedulikan oleh Pemerintah Pusat. Padahal, mereka juga terkena dampak secara langsung terhadap kehidupan mereka. pemerintah bisa membantu mereka dengan bantuan industri mini untuk pertanian[/one_fourth]
KBK ITB menyatakan, untuk membantu masyarakat yang terkena dampak bencana Sinabung ini, pemerintah bisa membantu mereka dengan bantuan industri mini untuk pertanian, seperti mesin pabrik mini jagung, cabai, atau kopi dan lainnya. Pemberian mesin akan membantu petani menaikkan nilai lebih pertanian mereka sehingga produktivitas yang menurun bisa dikompensasikan oleh nilai lebih ini.
Di sisi lain, diketahui sampai hari ini tidak ada rencana yang komprehensif dari Pemerintah Pusat bila terjadi letusan Gunung Sinabung, seperti penyiapan jalur-jalur evakuasi bila nantinya letusan bisa sampai radius 10-15 km dari Sinabung. Usaha-usaha dari Pemerintah Kabupaten untuk menyiapkan jalur evakuasi melalui Kabupaten Langkat dan Kabupaten Deli Serdang belum juga direspon oleh Pemerintah Pusat. Padahal, seharusnya sudah sejak sekarang harus disiapkan dengan baik. //
“Kami sangat apresiasi karena membuktikan ada kebersamaan dengan pemerintah pusat. Ke depannya bisa menjadi harapan mengatasi segala persoalan,” kata Terkelin.
Setya Novanto menyampaikan keprihatinannya atas bencana Sinabung yang berdampak terhadap puluhan ribu warga itu. Dia akan meminta Pemerintah Pusat memulihkan Karo seperti sedia kala.
“Bahkan, kalau bisa, lebih maju lagi daripada pada saat mulai terjadinya bencana,” ujarnya. Bukan hanya sedih, kepedihan hidup tampak di wajah warga Berastepu dan di lahan pertaniannya yang berada di kaki Gunung Sinabung.[/caption]
Pemerintah Pusat harus sangat memperhatikan soal erupsi ini, pengungsian dan relokasi. Pemerintah juga harus segera menindaklanjuti karena menyangkut infrastruktur, relokasi masyarakat di sana. Terlebih menyangkut pendidikan serta beasiswa untuk pendidikan anak sekolah.
“DPR akan mendorong Presiden serta Menteri terkait untuk memperhatikan Karo lebih jauh, apalagi ternyata tidak ada anggaran yang disiapkan oleh Pemerintah Pusat di luar dari dana relokasi pengungsi,” kata Setya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengimbau agar pemerintah membuka mata bahwa Indonesia belum punya mekanisme penanganan bencana yang konprehensif.
“Harus evaluasi agar kasus Karo segera ada koordinasi. Harus bentuk tim untuk mengkoordinir rekonstruksi ulang daerah terdampak bencana, pembangunan infrastruktur, tata letak wilayah,” tegas Fahri.
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.