Ekonomi Kabupaten Karo Turun 45% Sejak Erupsi
ALEXANDER FIRDAUST. MEDAN. Ekonomi Kabupaten Karo telah mengalami penurunan sebesar 45% sejak 2012 akibat erupsi Gunung Sinabung yang tidak kunjung berhenti.…
Selanjutnya, Ketua KBK ITB ini menjelaskan mengapa perlu mendesak pemerintah menetapkan status bencana erupsi Sinabung menjadi Bencana Nasional melalui gerakan #SaveTanahKaro sebagaimana telah digagas oleh KBK ITB.
Sebagaimana diketahui, aksi damai #SaveTanahKaro telah berlangsung di Jakarta seminggu lalu . Dua ratusan warga Karo yang berada di Jakarta dan sekitarnya berunjukrasa di depan Istana Kepresidenan dengan tuntutan mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadikan erupsi Sinabung sebagai Bencana Nasional.
Seluruh peserta diskusi kemarin sepakat melakukan aksi #SaveTanahKaro di Medan pada 24 Mei 2015 mendatang. Titik aksi akan dilakukan mulai dari Lapangan Merdeka hingga Kantor Gubernur Sumatera Utara. Selain melakukan aksi di lapangan, gerakan #SaveTanahKaro akan digencarkan di media sosial.
Keseluruhan dari gerakan dimaksudkan untuk mempercepat proses penetapan bencana Sinabung sebagai Bencana Nasional oleh pemerintah.
"Ketika erupsi Sinabung ditetapkan sebagai Bencana Nasional, maka kita minta jaminan hidup Rp 3,5 juta hingga korban erupsi benar-benar mandiri. Pupuk pertanian dikasih dan beasiswa penuh untuk mahasiswa di wilayah terdampak langsung erupsi Sinabung," ujar Arya Sinulingga.
Menurut Arya, wilayah di luar radius 5 Km juga harus menjadi perhatian. Seperti Desa Cinta Rakyat yang berjarak 7 Km dari Sinabung, itupun masih banyak debunya di sana. Kondisi yang sama terjadi di 46 desa dengan jumlah penduduk keseluruhan 21.466 KK yang mata pencahariannya terdampak pleh erupsi Sinabung.
“Apa solusinya untuk mereka? Semua kerugian mereka akibat erupsi Sinabung harus diganti pemerintah," tegas Arya Sinulingga. // //