← Beranda Ekonomi · Rab, 18 Feb · 3 mnt baca
Kawanan Pembunuh Suryani Ternyata Keluarga Ahmad Zakaria saat diamankan ke atas mobil polisi[/caption] IMANUEL SITEPU. DELITUA. Ternyata Amri Johari alias Ambi (33) warga Gg. Utama Desa Mekar Sari (Ke…
Ceritanya, malam itu, seperti biasanya, korban memarkirkan sepeda motor supra X 125 BK 6769 CE di garasi rumahnya dan kemudian masuk ke dalam rumah. Belum beberapa menit berada di dalam rumah, korban Evit Azhar mendengar suara pintu gerbang rumahnya seperti ada yang mendorong. Mendengar itu, Evit Azhar bergegas membuka pintu untuk melihatnya. Ia menemukan Dedek sedang mengutak-atik keretanya.
Melihat itu, korban langsung berteriak maling. Teriakannya direspon warga sekitar yang langsung berhamburan keluar rumah untuk mengepung pelaku. Tak ayal lagi, pelaku yang sudah berhasil ditangkap, langsung dipukuli. Untung sanja Polisi yang cepat mengetahui kejadian datang ke lokasi selanjutnya membawa pelaku ke Polsek Delitua. pembunuh Suryani janda anak 4 adalah abang kandung Ahmad Zakaria[/one_fourth]
“Hasil penyelidikan yang dilakukan memang benar Amri Johari alias Ambi pelaku pembunuhan terhada Suryani janda anak 4 adalah abang kandung Ahmad Zakaria alias Dedek si pelaku curanmor yang sebelumnya telah kita tangkap,” kata Kanit Reskrim Polsek Delitua AKP Martualesi Sitepu SH MH ketika dikonfirmasi oleh reporter Sora Sirulo.
Menurut Martualesi Sitepu, kedua abang beradik tersebut, yang saat ini telah diinapkan di dalam sel tahanan Polsek Delitua, juga merupakan mantan residivis yang sudah berulang kali keluar masuk penjara.
“Ternyata, tersangka Ambi terlibat pencurian Baterai tower di Medan Area. Sementara Dedek adalah mantan residivis kasus curanmor,” katanya.
Sementara dari hasil investigasi yang dilakukan oleh Sora Sirulo di seputaran Desa Mekar Sari (Kecamatan Delitua), sejumlah warga mengamini kalau keluarga Amri Johari merupakan sindikat pencuri. Amri Johari saat diinterogasi di Mapolsek Delitua[/caption]
“Semua orang di sini tau kalau keluarga mereka semuanya pencuri. Kami di sini sudah lama resah. Syukurlah, adikya sama abanya sudah ditangkap. Kampung kami ini sudah sedikit lebih aman,” kata Barus (62), salah seorang warga setempat kepada reporter Sora Sirulo.
Barus dan warga lainya pun berharap agar keduanya diberikan hukuman seberat mungkin untuk efek jera nantinya.
“Maunya jangan kakinya ditembak. Biar mati sekalian. Pembunuhan yang dilakukannya itu sangat sadis,” kata warga tadi. Berita terkait:
- Polisi Tembak Perampok/Pembunuh Suryani //
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.