← Beranda Budaya & Adat · Sel, 24 Feb · 2 mnt baca
Kbb Bagi Orang Oleh: Plato Ginting (Yogyakarta) Penampilan Sanggar Seni Sirulo di Anjungan Pesta Mejuah-juah, Berastagi.[/caption] Secara sekilas kita mungkin menduga bahwa…
Sebenarnya, ini kisah yang bagiku menarik. Kemaren, kami Keluarga Besar Karo Katolik Yogyakarta mengadakan pertemuan bulanan dengan mengadakan Misa sekalian syukuran salah seorang anggota pemuda yang baru wisuda. Kebetulan misa dipimpin oleh seorang Pastor atau Romo yang, jika dilihat sekilas, sangat mirip dengan orang dari Indonesia Timur. Aku pun menduga pastor ini dari Flores atau Timor Barat. tak pernah menye-butkan Batak Karo[/one_fourth]
Ketika memberikan sambutan, pastor ini berbicara tentang suku-suku Indonesia termasuk diantaranya Karo, Batak dan sebagainya. Dia tak pernah menyebutkan Batak Karo dan bahkan dia terlihat begitu membedakan Batak dengan Karo.
Aku sempat berpikir, pastor ini pasti sudah tahu tentang isu KBB. Namun, setelah ibadah misa selesai, pastor ini memperkenalkan diri. Ternyata dia adalah orang Batak bermarga Simatupang kalau aku tidak salah ingat. Mungkin juga Simanjuntak. Dia terlihat sangat membedakan Karo dengan Batak. Sesekali dia mengatakan Batak Toba, sesekali Batak saja, tapi tak pernah mengatakan Batak Karo.
Dia bercerita: “Kemaren aku juga ikut perkumpulan kami orang-orang Batak Katolik. Tapi, saya melihat di Karo Katolik ini banyak sekali pemudanya. Pertahankan.”
Dia tersenyum saat berkata begitu. Dalam hati aku ikut tersenyum karena ternyata orang Batak yang tak punya kepentingan pribadi akan sangat mudah menerima KBB. Salut untuk pastor Batak ini. // //
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.