← Beranda Budaya & Adat · Rab, 10 Jun · 1 mnt baca
Kisah Pinem Ligan Tentang Penulis bersama Pinem Ligan[/caption] JHON BERLIN. JUHAR. Dia adalah seorang perempuan yang lahir di Desa Juhar (Dataran Tinggi Karo) di tahun 1914. Putri se…
Dia banyak bercerita tentang sejarah yang dialaminya pada saat Penjajahan B elanda di kampungnya. Katanya, dulu di Juhar, semua rumah adalah telu ruang dan setiap kesain terdapat jambur, lesung tempat nutu page, dan lumbung .
Sebagai catatan, rumah si waluh jabu (8 jabu) adalah jenis rumah dua ruang. 1 ruang terdiri dari 2 dapur alias 4 jabu dan 2 ruang terdiri dari 4 dapur alias 8 jabu . Oleh karena itu, rumah 12 jabu disebut juga rumah 3 ruang .
Kebiasaan mereka di malam hari menjelang tidur, kata Pinem Ligan, adalah mbayu. Para pria ada yang ke sekolah, ada yang ku juma, sedangkan perempuan tak ada yang sekolah di masanya. Semua ku juma.
Menurut Pinem Ligan, Belanda itu baik. Setiap Belanda datang, para lelaki kabur. dan yang tidak kabur biasa dikasih obat-obatan.
Saya kepingin menggalinya lebih dalam, namun sayangnya. karna sudah tua, Pinem ini gomongnya sudah kurang jelas. sehingga susah dimengerti. // //
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.