Kolom M.u. Ginting: Budi Gunawan — Sorasirulo
← Beranda

Kolom M.u. Ginting: Budi Gunawan

Patung pendiri Kota Medan, Guru Pa Timpus Sembiring Pelawi[/caption] Jokowi menunjuk Badrodin Haiti sebagai Kapolri. Kelihatannya memang seperti jalan tengah…

Sebagian orang berpendapat, kalau sejak semula Badrodin ditunjuk sebagai Kapolri tentu tak perlu melewati 'huru-hara' yang sudah terjadi ini. Kekacauan sudah terjadi, semua kita jadi saksi, tinggal memungut hasilnya, buahnya atau lapongna atau gabahnya. Semua telah berjalan seperti menampi (miari ) beras. Tak perlu ada penyesalan, karena yang ada ialah pelajaran. Penampilan Sanggar Seni Sirulo di sebuah mall di Medan. Tampak Jimmy Sebayang (bermain kulcapi) dan Alex Ginting (menabuh gendang)[/caption]

Indahnya kekacauan ialah akan selalu melahirkan sesuatu yang baru dan sering yang negatif berubah atau melahirkan yang positif. Lihatlah berapa banyak informasi dan pendapat orang banyak dan ahli-ahli dalam semua bidang membentangkan analisa dan uraiannya di atas meja internet. Yang ilmiah dan tak ilmiah, yang betul dan tak betul, yang berkwalitas dan yang tidak, tinggal pilih. Pengetahuan hukum atau sosial politik, semua ambil bagian, semua dapat pencerahan.

Yang terlibat sudah dapat pelajaran yang tak akan terlupakan seumur hidupnya. Ada yang tak bisa tidur atau tak bisa makan beberapa hari. Jadi lebih kuat atau jadi terpental. Tiap orang yang terlibat ini bukan lagi dia yang semula. Situasi sekarang ini ternyata tidak lagi seperti situasi 5-10 tahun lalu. Dunia berubah tetapi desedari setelah lewat pelajaran pahit. alangkah indahnya kalau sistem penegakan hukum[/one_fourth]

Ada satu usul bagus dari mantan Wakil Kapolri Oegroseno soal memperluas akses serta memperdalam pengetahuan publik dan ahli-ahli dalam soal hukum korupsi, dia bilang: "Saya berbicara sendiri, alangkah indahnya kalau sistem penegakan hukum khusus di bidang tipikor itu dibikin online. Jadi semua bisa mengakses itu, dari pihak Kepolisian, Kejaksaan, MA, Presiden juga bisa melihat eksekutif informasi sistemnya semua dikontrol dari situ,"

Semua persoalan korupsi dan hukum-hukum yang bersangkutan dipaparkan online secara terbuka dan transpararan.

Era keterbukaan dan transparansi sudah semakin dikenal dan dipahami sangat perlu dalam menyelesaikan persoalan masyarakat Abad 21. // //