Kolom M.u. Ginting: Konflik
Sada Kata Ginting (kiri) dan Bernita Depari (kanan) bersama Sanggar Seni Sirulo[/caption] Masih banyak negeri atau nation dunia yang belum percaya akan solus…
Era Dialog dunia berlaku dalam semua soal, terutama politik tentunya. Takut dialog atau menghindari dialog, berarti ada yang mau ditutupi. Biasanya, yang mau ditutupi adalah KEBUSUKAN yang mengandung ketidakadilan terhadap rakyatnya sendiri atau nation lain atau kultur lain. Istilah kultur ini saya tebalkan karena era sekarang kalau diteliti dasar utamanya ialah soal kultur, perbedaan kultur, kontradiksinya serta perubahan dan perkembangannya dalam interaksi semua kultur. Huntington menamakannya dengan istilah The Class of Civilization atau Moisi dengan istilah The Class of Emotions.
Semua kepentingan manusia atau kelompok-kelompok manusia dijaga atau dipertahankan dengan kekuatan kultur masing-masing atau tak bisa dilepaskan dari situ. Disedari atau tidak, tujuannya adalah untuk mempertahankan survival kultur itu sendiri dan dalam kehidupan nyata untuk mendominasi yang lain atau kultlur lain.
Dalam perjuangan survival orang Yahudi, Prof. MacDonald sebutkan soal Judaism sebagai taktik dan strategi suku Yahudi dalam perjuangan survivalnya dan telah digunakan selama 2.000 tahun secara evolusi menurut MacDonald dalam Triloginya. Di Indonesia kita kenal ada pengacehan oleh orang Aceh seperti Aceh Gayo, Aceh Alas, Aceh Tamiang, dsb. Juga ada pembatakan oleh orang Batak dengan pernyataan sepihak Batak Gayo, Batak Alas, Batak Pakpak dsb. Sebuah adegan DIALOG antara pelukis dengan manusia lukisan dalam penampilan Sanggar Seni Sirulo (diiringi musik tradisional Karo)[/caption]