← Beranda Budaya & Adat · Sen, 7 Sep · 2 mnt baca
Konferensi Internasional: Samosir Prototype Pariwisata Dunia Berbasis JANNER SIMARMATA. TUKTUK. Kabupaten Samosir dianggap sebagai tempat yang baik untuk itu dijadikan tempat konferensi Ilmiah Internasional dengan topik “Intern…
“Seminar ini sangat penting karena pesertanya dihadiri dari beberapa negara. Disamping itu, kami saat ini konsen dengan dunia pariwisata,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Arjon Turnip PhD mengucapkan selamat datang ke Pulau Samosir.
“Samosir sangat layak untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan internasional seperti ini,” katanya. // Arjon menambahkan, peserta konferensi ini berasal dari Malaysia, India, China, Banglades, Thailand, Korea, Peru, Slovakia, dan Indonesia.
“Mereka adalah akademisi, lembaga swadaya masyarakat, mahasiswa, dan kelompok-masyarakat,” paparnya.
Konferensi internasional ini terlaksana atas kerjasama IEEE Indonesia/ RAS Joint Chapter dengan Pemkab Samosir serta didukung oleh LIPI Indonesia dan Forum Intelektual Harapan Anak Negeri Batak (IHAN BATAK). Sebagai pembicara utama dalam seminar ini adalah Sejoon Lim, PhD dari Kookmin University dari Korea, Prof. Young Suk Kwon dari Pusan National University, Korea dan Endra Joelianto, Phd dari ITB Bandung.
Melalui konferensi TIME-E & ICIIOT Samosir akan menjadi prototype pariwisata dunia berbasis ilmiah dan inovatif. Pada hari terakhir dari konferensi ini para peserta akan diajak jalan-jalan ke objek wisata sekalian memperkenalkan wisata yang ada di Samosir //
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.