Ktn Dan Antusiasme Karo Merayakan Kemerdekaan
Oleh: Herlina Surbakti (Medan) Monumen Komisi Tiga Negara (KTN) di Dataran Rendah Karo, tidak jauh dari Bandara Baru ke arah Berastagi. Foto: Edi Sembiring.[…
Oleh: Herlina Surbakti (Medan) Monumen Komisi Tiga Negara (KTN) di Dataran Rendah Karo, tidak jauh dari Bandara Baru ke arah Berastagi. Foto: Edi Sembiring.[/caption] Mengapa masyarakat Karo yang paling anthusias dalam Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia? Fenomena ini tidak terlepas dari bagaimana orang Karo berjuang memperoleh Kemerdekaan Indonesia. Memang, pada tahun 1945, kita sudah memproklamirkan Kemerdekaan. Apakah kemerdekaan kita itu langsung diakui oleh Belanda dan dunia internasional? Tentu tidak. Kita semua tahu tidak semudah itu. Belanda masih mempertahankan bagian-bagian tertentu termasuk Sumatera Timur. Oleh karena itu, PBB membentuk satu badan untuk menengahi konflik yang bernama Komisi Tiga Negara (KTN), sebuah komite yang dibentuk oleh Dewan Keamanan PBB untuk menengahi konflik antara Indonesia dengan Belanda. Komite ini dikenal sebagai Committee of Good Offices for Indonesia (Komite Jasa Baik Untuk Indonesia). Anggotanya terdiri dari:1) Australia yang dipilih oleh Indonesia diwakili oleh Richard C. Kirby 2) Belgia yang dipilih oleh Belanda diwakili oleh Paul van Zeeland 3) Amerika Serikat sebagai pihak yang netral menunjuk Dr. Frank Graham.