Apabila siswa tersebut berbuat “nakal”. Maka, tergurlah dengan pelan-pelan dan jangan dibentak atau dimarahi. Karena siswa tipe seperti ini tidak akan berubah bila dimarahi. Mereka butuh didekati, diperhatikan, dan diajak berdiskusi, serta berilah mereka motivasi agar bisa berubah menjadi lebih baik. Katakan pada mereka, “saya yakin kamu bisa lebih baik lagi dari kamu yang sekarang”, “saya akan merasa bangga bila kamu bisa lebih baik dari kamu yang sekarang”.
- Apabila siswa tersebut berbuat “nakal”.
Jjanganlah diberikan hukuman fisik, seperti push up, set up, atau jalan jongkok. Ini justru akan menimbulkan rasa dendam dan jiwa melawan/ membangkang pada siswa. Tapi, berikanlah dia hukuman seperti sholat dhuaha atau membaca Al-Qur’an.
- Buatlah perjanjian bila siswa tersebut berbuat “nakal”.
Rekamlah dengan HP dan suruhlah dia mengucapkan janji agar tidak mengulangi perbuatannya. Bila dia mengulangi lagi, panggillah siswa tersebut dan putarlah rekamannya.
- Berilah dia pilihan.
Berbuat baik konsekuensinya baik atau berbuat “buruk” konsekuensinya buruk.
- Bila siswa tersebut berbuat baik. Maka, pujilah dia. Pujian kita akan mebuat dia merasa bahwa usahanya dihargai dan diperhatikan oleh orang lain.
Itulah sedikit tips dari saya. Semoga dapat memberikan manfaat. Prinsipnya adalah tidak ada siswa yang “nakal”.Yang ada adalah siswa kurang perhatian dan salah bergaul. Percayalah mereka bisa berubah.
Perubahan itu akan bisa terjadi bila dimulai dengan strategi dengan menggunakan pendekatan hati. Bisa melalui tangan kita, atau mungkin tangan orang lain. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba SELESAI // //