← Beranda Ekonomi · Lingkungan & Alam · Jum, 13 Mar · 1 mnt baca
NULL Oleh: Joni Hendra Tarigan (Pengalengan, Jabar) Beberapa hari lalu, saya berbincang- bincang dengan seorang rekan kerja Singkatnya, rekan ini kaget mendengar …
Saya jawab, saya akan alokasikan dana yang saya punya untuk pelan-pelan saya investasikan ke hal-hal yang berkaitan dengan produk pertanian dan hutan. Rencana saya, saya akan beli lahan, tanam tanaman buah. Ketika hasilnya berlipat, akan saya perluas lagi ke produk hutan, menanam pohon.
Rekan saya itu heran.
“Mengapa kembali ke pertanian?” dia bertanya. produk pertanian akan tetap dibutuhkan[/one_fourth]
Saya katakan, kita sedang dan akan selalu krisis energi langsung, yakni energi yang dibutuhkan tubuh kita. Itu kita peroleh dari bahan makanan. Maka, tidak ada keraguan saya, produk pertanian akan tetap dibutuhkan. Kemudian, produk hutan. Hasil hutan, selain pohonnya, tanah humus juga bisa dipakai untuk tanaman buah.
“Ketika semua itu berhasil, maka kemudian saya bisa beli perusahaan ini,” kataku sambil memandang wajahnya.
Hahahaha …. Intinya, pertanian adalah sebagian masa depan peradaban manusia. Taneh Karo dan wilayah Sumatera lainnya akan berperan penting.
Semangat dan salam mejuah-juah! // //
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.