Pelaku Cabul Itu Hiper Sex. Ditangkap Saat Onani Sambil — Sorasirulo
← Beranda

Pelaku Cabul Itu Hiper Sex. Ditangkap Saat Onani Sambil

IMANUEL SITEPU. DELITUA. Edriadi (33) pelaku cabul terhadap R (15) siswi SMA 1 Delitua ternyata memiliki kelainan Seks. Saat ditangkap, dari dalam rangselnya…

Selanjutnya, Edriadi dibawa ke Mapolsek Delitua guna keperluan penyelidikan lebih lanjut. Mirisnya, ketika tas sandang milik Edriadi digeledah oleh petugas, ditemukan 17 celana dalam perempuan (SD) serta 9 helai BH. Dari Keterangan Edriadi, celana dalam dan BH tersebut dicurinya di jemuran milik sejumlah warga di kawasan Patumbak, Titi Kuning dan Kanal. "Celana dalam dan BH itu aku curi di jemuran belakang rumah warga di kawasan patumbak, Titi Kuning dan Kanal. Celana dan BH itu kubuat sebagai perangsang untuk onani, " kata Edriadi kepada wartawan saat diwawancarai .

Masih kata warga asal Aek Kanopan ini, sebelum ditangkap saat beronani di bawah pohon sawit, ia mengaku terlebih dulu membuka situs porno di salah satu warnet tidak jauh dari lokasi penangkapan.

"Ya, bang. Sebelum ditangkap, aku nonton orang telanjang di warnet. Makanya waktu ditangkap, aku sedang onani," beber Edriadi yang mengaku bekerja sebagai tukang pangkas ini.

Peristiwa percabulan yang dilakukan Edriadi terhadap R, pelajar SMAN1 kelas 1, yang tinggal di Desa Sidodadi, Pasar 9 (Kecamatan Biru-biru) terjadi, Jumat kemarin sekira 13.30 wib. Sebelum kejadian, seperti biasanya R pulang sekolah dengan berjalan kaki melintasi kuburan Jepang. Ketika itu, korban tiba-tiba dicegat oleh Edriadi. Melihat kemontokan tubuh R berjalan sendirian, timbul niat jahat tersangka. Tanpa banyak pikir, Edriadi langsung menarik tangan Rindi.

//

Melihat kelakuan Edriadi, R berusaha meronta dan berteriak minta tolong. Akan tetapi, pria itu dengan sigap langsung membekap mulut korban. Lantas, setibanya di balik kuburan, ia lalu mencumbui perempuan berstatus pelajar itu. Buah dada dan bokong gadis berperawakan cantik ini diremas oleh tangan nakal pria kalah judi itu.

Setelah puas, dia membiarkan perempuan berseragam SMA itu pergi. Sebelum diperkenankan pulang, ia menebar ancaman agar jangan memberitahu kejadian tersebut kepada siapapun. Bila hal itu terjadi, ia pun tidak segan-segan akan membunuh R jika besok melintas lagi di Kuburan Jepang.

Terungkapnya perbuatan tidak senonoh yang dilakukan Edriadi, setelah R memberitahu kepada Dewi, guru kelasnya. Ternyata, setelah dirinya dicumbui di lokasi kuburan, R tidak langsung pulang ke rumah. Ia lebih memillih kembali ke sekolah menemui gurunya, untuk melaporkan kejadian yang dialaminya. Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke Polsek Delitua. //