Untukmu Raja
Oleh: Vic. Kazpabeni Eben Ezer Ginting (Jambi) "Man baNdu Raja Gereja, Isehken kami bujur Kam kap sinjayamsa, geluh perpulungenndu. Pasu-pasuNdu Tuhan kuse m…
Oleh: Vic. Kazpabeni Eben Ezer Ginting (Jambi) “Man baNdu Raja Gereja, Isehken kami bujur Kam kap sinjayamsa, geluh perpulungenndu. Pasu-pasuNdu Tuhan kuse min bagi udan. Maka serayanNdu, idemi kuasaNdu. Latih ia la mbiar, ukurna tetap nggintar. Kek’lengenNdu simpar, B’ritaNdu jadi mbincar ” (PEE 85)
Dulu, kami beralaskan terpal pinjaman karena lantai masih tanah. Kemudian, ada berkat untuk membeli semen, ada pula tikar plastik yang diberikan orang-orang yang digerakkan Tuhan hatinya. Beberapa bulan kami berkebaktian beralaskan tikar. Namun, jika turun hujan dengan angin kencang, kami pun ‘disegarkan’ dengan air hujan yang suling (tempias) dari sisi kiri dan kanan yang belum ditutupi dinding. Berangsur-angsur dengan dana lelang-lelang yang dilakukan bulan Desember lalu, tak hanya dinding, tapi kursi kayu sederhana pun sudah tersedia. Kami pun cukup disegarkan oleh angin saja. Tanpa harus kebasahan lagi. Beberapa minggu ini kami sedang menggumuli untuk membuat kamar mandi/ toilet gereja. Dana masih kurang? Kami percaya Tuhan akan membuka jalan.