Warga Surbakti Tuntut Sarana Air Dan Jalan Ke
Warga Surbakti sampaikan keluhan terkait, masalah air bersih, sarana jalan dan lampu jalan, diterima beberapa anggota DPRD Karo di ruang Lobby DPRD Karo[/cap…
“Selain air hujan, warga terpaksa membeli per galon untuk kebutuhan memasak. Untuk MCK (Mandi. Cuci, Kakus), mayoritas warga membeli air dalam jumlah ribuan liter. Begitu juga dengan jalan desa yang sangat memprihatinkan. Contohnya, jalan alternatif Desa Surbakti ke Desa Beganding, sudah lama rusak parah tidak menjadi perhatian Pemdes dan Pemkab Karo,” ujar Srikandi Karo penyuara aspirasi warga ini. //
Menanggapi keluhan ini, para wakil rakyat berjanji memperjuangkannya di dewan. Salah satu caranya adalah memungkinkan, bila dana desa turun, masyarakat bisa gunakan membangun sarana air bersih seperti sumur bor. Akan tetapi, hingga saat ini, dana desa untuk Kabupaten Karo tahun anggaran 2015 dari RKUN ke RKUD belum ditransfer.
“Dana desa ke Kabupaten Karo sebesar Rp 67.583.746.000. Pemerintah Pusat telah melakukan tahap pertama penyaluran dana desa sebesar 40% dari dana desa senilai Rp. 20,7 Triliun dari Rekening Kas Umum Negara ke Rekening Kas Umum Daerah Kabupaten atau Kota serta Rekening Desa pada bulan April berikutnya,” kata Rapi Ginting.
Menurut Rencana beru Sembiring, harapan besar warga, dana desa atau kegiatan APBD 2015 lekas terealisasi dan bisa dimanfaatkan guna membangun sarana yang dibutuhkan.
“Pemkab diminta harus fokus pada pengerjaan sarana umum dalam kerja untuk tahun ini,” kata Rencana. // //