Dana Tarigan Dikukuhkan Sebagai Direktur Eksekutif Walhi
Dana Tarigan (kaos hijau) bersama para artis Sanggar Seni Sirulo usai tampil dalam sebuah seminar internasional mengenai lingkungan hidup di Hotel Tiara, Med…
Dana Tarigan dalam pemilihan eksekutif daerah bersaing dengan Renta Nababan yang juga seniornya di komunitas mahasiswa pencinta alam di kampusnya. Dana berhasil mendapat 25 suara mengalahkan Renta dengan perolehan 14 suara dari total 39 suara anggota yang mengikuti pemilihan. Dana Tarigan (kiri) bersama Ita Apulina Tarigan (kanan) yang merupakan pimpinan Sanggar Seni Sirulo dan juga Pemimpin Redaksi SORA SIRULO.[/caption] Adapun beberapa nama Dewan Daerah yang terpilih dalam PDLH ke-8 yaitu Misran Lubis, Bonar Simanjuntak, Sumiati Surbakti, Surya Adinata dan Mardan Saragih. Sebelumnya Dana aktif sebagai relawan di Walhi Sumut pada tahun 2007 dan diangkat menjadi staf pada tahun 2008. Sebelum terpilih menjadi Direktur Eksekutif Walhi Sumut, Dana juga aktif sebagai Manajer Advokasi dan Kampanye di Walhi Sumut. “Walhi Sumut menjadi organisasi yang kuat dan mengakar serta menjadi pusat gerakan rakyat umtuk menjaga dan melindungi lingkungan hidup serta sumber daya alam di Sumatera Utara,” jelas Dana ketika ditanyakan apa rencananya secara umum ke depan sebagai Direktur Eksekutif Walhi yang baru.
Di luar Walhi, Dana aktif sesekali menulis berita atau opini di www.sorasirulo.com, khususnya terkait keprihatinannya terhadap pendidikan anak di desa-desa Karo. Saat Sora Sirulo masih menerbitkan versi cetak, dia mengasuh rubrik pendidikan dari desa ke desa.
Dana juga terlibat sebagai musisi di Sanggar Seni Sirulo, khususnya sebagai penabuh gung dan mangkuk, sehingga dia dijuluki juga oleh teman-temannya Pa Mangkuk. Darah seni mengalih di tubuhnya terlihat juga pada adiknya yang menjadi vokalis sanggar ini dan ayahnya, Alm Dian Tarigan, yang pencipta lagu pop Karo yang terkenal “Pilihen Orangtua”.
Di bawah ini kami sertakan klip dari lagu ciptaan ayahnya. Video paling bawah adalah salah satu penampilan Sanggar Seni Sirulo dalam tour 4 kota (Berastagi, Siantar, Medan dan Binjai) dimana Dana Tarigan menjadi penabuh gung .