Kolom Aletheia Veritas:
Nama saya adalah Longgeita. Setiap kali saya menyebut nama, tak sedikit orang yang mengernyitkan dahi. Mereka kerap mengaitkan nama ini dengan kata 'panjang'…
Jadilah nama saya 'longge ' yang artinya 'lega, senang, terlepas '. Saya agak kesulitan mencari padanan yang pas dalam Bahasa Indonesia. Sementara 'ita' adalah 'kita' dalam bahasa Indonesia. Yah, barangkali 'longgeita' bisa dimaknai sebagai: 'lepasnya kita, leganya kita, bebasnya kita atau senangnya kita'.
Terus terang, saya selalu 'ngagak' alias tertawa bila mendengar kisah ini. Ternyata asal usul nama saya ada kaitannya dengan 'sawah', pikir saya.
Namun sekarang saya justru bangga menyandang nama 'Longgeita'. Sebuah nama Karo yang saya bawa ke mana-mana, nama yang menunjukkan identitas etnis saya. Dengan nama ini, takkan bisa dipungkiri bahwa saya adalah orang Karo.
Nama yang pada akhirnya selalu terucap di kelas-kelas, di antara para mahasiswa, dan di antara para profesor di sini, di Britania Raya.