← Beranda Ekonomi · Kolom · Sen, 11 Apr · 2 mnt baca
Kolom M.u. Ginting: Militer Filipina Dapat Dana Dari "Saya rasa (program bantuan AS) benar membuang-buang uang dan investasi yang buruk: USD 50 juta (atau Rp 656 miliar) per tahun sejak 2002 dengan hasil yang k…
Mungkinkah Filipina satu waktu mengerti permainan catur ini?
Saya kira tak mungkin, selama Filipina tak bisa melihat 2 kepentingan dunia sekarang, yaitu kepentingan nasional Filipina di satu pihak dan kepentingan internasional (neolib) yang di sini jelas diwakili oleh fabrik senjata. Perlu dicatat juga bahwa diantara pemimpin dunia baru satu orang yaitu Paus Fransiskus yang paham betul sandiwara ini. Di Indonesia rakyat sudah mulai belajar, terutama dari segi 2 kepentingan tadi.
Para pemimpin Indonesia juga sudah mulai melihat ada 2 macam tipe kepemimpinan sekarang di Indonesia sendiri, yaitu pemimpin yang mementingkan kepentingan nasional yang sekarang yang memihak Nawa Cita Jokowi atau Trisakti Bung Karno, dan kepemimpinan lainnya ialah yang memihak kepentingan luar seperti dalam pro-kontra Freeport perusahaan neolib itu; Masela didarat atau off-shore, contohnya ex Ketua DPR ’papa minta saham’.
Juga 3 menteri lainnya terlihat di media belakangan, yang diharapkan bisa direshuffle yaitu Menteri Keuangan, Menteri Ekonomi, dan Menteri BUMN. Menteri-menteri lain yang masih belum bikin terobosan bisa dipukul pantatnya supaya bikin trobosan sebelum dipecat.
Namun begitu, menteri-menteri yang jelas tak menghiraukan Trisakti (nawa cita) jelas tak bisa ditangguhkan penggantiannya, karena antara Trisakti-nawa cita atau neolib tak mungkin ada ada jalan tengah. //
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.