← Beranda Berita terkini · Hukum · Kolom · Sab, 3 Sep · 2 mnt baca
Kolom M.u. Ginting: Revisi Uu "Dia menilai selama ini informasi dari intelijen hanya sebatas pemberitahuan. Oleh karenanya, perlu adanya peningkatan efektivitas informasi intelijen dalam …
Terorisme bisa dicegah kalau sudah mempelajari akar persoalan yang melahirkan terorisme, dan akar persoalannya bukan persoalan sosial kemiskinan, kesenjangan, dsb. Akar persoalannya ialah Greed And Power global hegemony seperti yang sudah disebutkan oleh prof Chossudovsky. Dia bilang: “The so-called war on terrorism is a front to propagate America ’s global hegemony and create a New World Order. Terrorism is made in USA. The global war on terrorism is a fabrication, a big lie.”
Dari segi industri senjata atau bisnis senjata, Paus Fransiskus bilang kalau orang-orang ini mengasih makan keluarganya dengan duit yang berlumuran darah. Terorisme dan perang adalah durian runtuh bagi bisnis senjata ini. Terorisme juga perlu untuk menakut-nakuti, memecah belah dan membikin bingung pejabat satu negeri seperti bingungnya Ketua Pansus kita itu, yang mau bikin undang-undang terorisme. Bagaimana mengubah uu terorisme kalau tidak tahu asal usul terorisme itu? Kalau terorisme dianggap buatan orang Islam atau agama Islam? Tidak akan mungkin objektif bikin UU-nya.
Usul saya, kalau ubah UU terorisme ialah, Pasal 1 karena terorisme adalah buatan greed and power neolib , maka perusahaan neolib di Indonesia harus dihentikan dan orang-orangnya di kabinet Jokowi harus dikeluarkan. Ini pasal 1.
Pasal 2 kalau masih ada pejabat atau anggota DPR yang belum mengerti soal terorisme ini, mereka harus diberhentikan dari jabatannya atau dari keanggotaannya di DPR.
Pasal 3, seluruh rakyat harus dicerahkan soal terorisme ini dan seluruh rakyat dikerahkan untuk mengawasi semua pejabat yang masih bisa ditipu oleh neolib. Seperti terjadi belakangan dimana Freeport berani membohongi pemerintah soal perpanjangan izin export konsentrat itu, rakyat harus dikerahkan mengawasi pejabat yang dibohongi itu dan intelijen itu harus aktif mencari siapa pembohong dibelakang layar itu.
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.