Monitoring Penyaluran Benih Jagung Di Kabupaten — Sorasirulo
← Beranda

Monitoring Penyaluran Benih Jagung Di Kabupaten

B.KURNIA.PP. KABANJAHE. Kadis Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Karo memonitoring pembagian bantuan benih jagung sebanyak 38 ton ke kelompok tani di Kecamat…

Monitoring Penyaluran Benih Jagung Di Kabupaten

Kecamatan Munte diketahui mendapat bantuan benih jagung gratis dari Kementerian Pertanian. Penyalurannya melalui pengurus Gapoktan dengan meminta sejumlah uang transportasi yang sebenarnya tidak ada dalam pelaksanaan teknisnya. Mengenai hal ini, Ka UPT Kecamatan Munte, Masriani br Ginting ketika ditanya wartawan mengatakan, itu dilakukan berdasarkan kesepakatan dan tidak ada warga penerima keberatan karena telah dimusyawarahkan.

"Jika ada penerima keberatan maka hal itu tentu tidak dilakukan pengurus Gapoktan dan mereka mengambil sendiri ke kecamatan seperti dilakukan warga Desa Gunung Manumpak serta Desa Tanjung Beringin," sambung Masriani beru Ginting.

Sementara itu Helvin Ginting selaku Ketua Kelompok Tani Desa Kaban Tua yang menerima bantuan benih jagung 1.575 kg membenarkan adanya pengutipan yang dilakukannya.

"Pengutipan dilakukan Rp 15 ribu/ zaak untuk mengganti uang bensin dan makan minum yang dikeluarkan saat menjemput benih ke kecamatan, dan kutipan itu sudah disepakati anggota kelompok tani," kata Helvin Ginting.

Hal senada dikatakan oleh Koran Karo-karo selaku Ketua kelompok Tani Desa Biak Ngirep yang menerima bantuan benih jagung 375 kg.

"Kami kutip Rp 35 ribu/zaak dijalankan berdasar kesepakatan bersama. Kesepakatan siapa yang mengambil bantuan benih jagung di kecamatan diberikan bantuan uang bensin, makan, minum dan bongkar muatan. Sebab itu, per anggota dikutip iuran Rp 35 ribu," tambah Koran Karo-Karo.

Informasi di lapangan saat ini, kutipan dilakukan pengurus Gapoktan nominal tertinggi ada di Desa Munte. 1 zaak seberat 5 kg dihargai Rp 50 ribu.