Nikmatnya Jadi
Oleh : Kazpabenny Ebenezer Ginting Nikmatnya jadi pendeta itu adalah ketika sang pendeta mempersiapkan khotbah sampai Pukul 02.00 subuh. Harus bangun Pukul 0…
Saat sang pendeta melajukan kendaraannya, di tengah perjalanan, sang pendeta kehujanan dan berteduh sebentar. Tapi karena takut terlambat, hujan dan angin pun diterobos saja oleh sang pendeta hingga pakaiannya basah kuyup karena tak punya mantel hujan. Tiba di tempat pelayanan, dengan jubah kebesaran yang pendeta tersebut banggakan, hanya 5 orang yang hadir untuk mendengarkan khotbah yang dia persiapkan sampai Pukul 02.00 subuh. Itu pun setelah waktu mulainya kebaktian mundur 1 jam. Pakaiannya kering di badan, namun masih sanggup tersenyum kepada mereka yang datang. Mereka yang tidak hadir karena alasan hujan pun dalam syafaat tidak lupa ia doakan.