Ratusan Petani Jagung Di Karo Barat Gagal — Sorasirulo
← Beranda

Ratusan Petani Jagung Di Karo Barat Gagal

Warga Minta Pemerintah Menghidupkan Irigasi dan Membuat Sumut Bor YOS GERNOLD TARIGAN. TIGABINANGA. Kemarau panjang di Dataran Tinggi Karo seperti halnya di …

Ratusan Petani Jagung Di Karo Barat Gagal

Menurut Septian Sebayang lagi, gagal panen jagung seperti ini telah berulangkali dialami petani. Kesemuanya akibat musim kemarau. Dijelaskan oleh Septian yang mahasiswa Fakuktas Tehnik USU ini, air sanggat perlu bagi petani pada musim kemarau. Tapi, pemerintah tidak kunjung juga memberikan solusi, sementara fenomena gagal panen telah berkali-kali terjadi. "Pemerintah saya lihat sepertinya telah lupa dengan petani. Harusnya dibuatkan areal irigasi dan sumur bor. Padahal, sejak jaman kakek kami dulu semua areal pertanian di Tigabinangga dan Munte ada irigasinya. Ini kok semakin maju zaman, irigasi malahan hilang dan tidak kunjung dibuat,” katanya.

Dengan tidak adanya air maka gagal panen akan terus berlanjut. Ekonomi masyarakat terus menerus akan semakin hancur.

“Ya, gagal panen. Petani tidak bisa beli beras. Apalagi sawah mereka tidak ada karena sudah dialihkan ke pertanian jagung akibat tidak ada irigasi. Petani akan kelaparan dan anak-anaknya putus sekolah. Ke mana pemerintah untuk semua masalah ini!" celotehnya kepada Sora Sirulo.

Hal senada diucapkan oleh Samuel Ginting, seorang petani di Desa Simolap (Kecamatan Tigabinangga) yang sekaligus pemilik gudang penggilingan jagung di desa itu. Diakui oleh Samuel, puluhan hektar areal jagung di Simolap gagal panen.

"Biasanya pada saat begini kami sibuk untuk menggiling jagung dan mengeringkanya di areal gudang, tapi ini lihatlah kosong dan warga sudah banyak yang stress," keluhnya.

Samuel menjelaskan, kemarin itu, banyak bibit jagung unggul bantuan pemerintah pusat ke petani, tapi itu semua sia-sia karena kemarau panjang. Air tidak ada sehingga bibit yang ditanamkan memang tumbuh tapi kerdil dan tidak mempunyai buah.

Dari pengamatan Sora Sirulo di Kecamatan Munte, pertanian jagung banyak gagal panen. Warga setempat berharap agar pemerintah segera mencarikan solusi untuk masalah gagal panen jagung yang telah sering kali terjadi ini. Untuk diketahui, Kecamatan Tiga binanga sanggup memproduksi jagung 139.101 ton/ tahun (sumber data: BPS Kabupaten Karo Tahun 2012).

Jika dilihat angka tersebut, Tigabinanga tidak bisa dianggap remeh karena masuk jajaran bergengsi di Kabupaten Karo untuk produksi jagung, sedangkan Kabupaten Karo adalah 10 besar penyumbang jagung di Sumut.