← Beranda Budaya & Adat · Sen, 27 Jun · 4 mnt baca
Sirulo Tv: Memasuki Perpustakaan Universitas ITA APULINA TARIGAN. LEIDEN. Awalnya, Sora Sirulo berniat mengunjungi KITLV (Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde ) Leiden Universiteit. Men…
ITA APULINA TARIGAN. LEIDEN. Awalnya, Sora Sirulo berniat mengunjungi KITLV (Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde) Leiden Universiteit. Mengapa KITLV? KITLV adalah sebuah institut yang mempelajari tentang Asia Tenggara dan Karibia, sehingga lembaga ini sangat terkenal dengan koleksi-koleksi manuscript dan dokumen dari seantero Nusantara. Tetapi kemudian, kami mendapat kabar dari Dr. Clara Brakel, jika KITLV kini perlahan-lahan sudah bergabung dengan UB (Universiteit Bibliotheek), Perpustakaan Universitas Leiden.
Jadilah kami berkunjung ke UB Leiden , setelah sebelumnnya membuat janji dengan kurator South & Southeast Asian manuscripts and printed works, Dr. Doris Jedamski. Kami tiba di Witte Singel 27 dan disambut Dr. Jedamski di lobi perpustakaan.
Setelah berbincang dan dia menjelaskan gambaran umum gedung UB, kamipun dibawa ke lantai atas, berhenti di sebuah lantai yang sedang direnovasi. Menurut Jedamski, lantai itu akan digunakan untuk ruang perpustakaan khusus koleksi Asia Tenggara. Lalu kami menuju ruang pertemuan, dan Dr. Jedamski melakukan presentasi tentang sejarah UB Leiden dan juga koleksi serta program-program yang mereka miliki. Salah satu yang menarik tentang presentasi Dr. Jedamski adalah, mula berdirinya UB Leiden di tahun 1575.
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.