Bupati Karo, Jangan Mengkhianati Sejarah Suku
Oleh: M.U. Ginting (Swedia) Kalau bupati Karo Terkelin Berahmana bilang orang Karo perantau ( tandang ) di Medan, dia mengkhianati sejarah Karo yang mendirik…
Bupati Karo mestinya jadi contoh kesetiaan kepada etnis Karo dan identitas Karo, bukan mengkhianati etnisnya dengan mengaburkan asal usul sukunya sendiri yang mendirikan Kota Medan. Kalaupun punya istri bukan orang Karo tetapi tidak perlu jadi alasan menghilangkan atau tidak mengakui asal usul asli Karo di Medan dan sebagai pendiri kota Medan.
Tiap tahun dirayakan hari jadi kota Medan yang dibangun oleh Guru Patimpus. Dalam ethnic competition yang begitu hebat di Medan, tentu diantara suku saingan sangat berkepentingan menyisihkan suku Karo dari sejarahnya, seperti juga dalam persaingan kekuasaan di Sumut dimana Suku Karo jauh tersingkir dan terpinggirkan. Sebagai bupati Karo mestinya mengerti percaturan ethnic competition ini, jangan malah mengkhianati sukunya sendiri. (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-2770968303719106", enable_page_level_ads: true });