← Beranda Nasional · Rab, 26 Apr · 2 mnt baca
Dikunci Berlapis-lapis, Motor Penjaga Mesjid Leong IMANUEL SITEPU. DELITUA. Inilah kalau maling. Tidak pernah pilih siapa korbannya dan di mana tempatnya. Seperti yang dialami Ahmat Hasibuan (23). Sepeda moto…
"Stangnya sudah aku kunci. Rantainya juga telah aku gembok. Bahkan businya juga sudah aku cabut. Anehnya lagi, kamar mandi tempat kereta itu aku simpan juga telah aku kunci dari luar. Namun, pelaku masih saja bisa mencuri keretaku," ujar penjaga mesjid ini kesal.
Menurut Hasibuan, ia pun meyakini kalau pelaku yang menggondol keretanya adalah orang yang tinggal tak jauh dari lokasi mesjid dan telah lama mengincar kereta kesayangannya tersebut.
"Sebenarnya dari awal aku sudah melakukan antisipasi. Sebelum tidur, aku telah memikirkan keselamatan keretaku agar jangan jadi sasaran maling. Tapi memang karetaku sudah lama diincar, makanya pelaku dengan gampang mencurinya," tambahnya.
Hasibuan pun mengaku baru megetahui kejadian tersebut ketika hendak melakukan sholat subuh.
"Tapi begitu aku mau masuk ke kamar mandi yang berdampingan dengan mesjid, aku melihat pintunya sudah terbuka dan gemboknya telah rusak. Dan keretaku sudah raib," tambahnya.
Sementara menurut R Sitorus (23) teman korban, ia mencurigai pelaku yang telah mencuri kereta milik korban adalah pemuda yang sering ngumpul di sekitar mesjid.
"Memang daerah sekitar masjid tempat pemuda ngumpul itu sering dikatai orang tempat pemakai narkoba. Bukan kali ini saja terjadi kehilangan. Beberapa warga sering mengaku kehilangan barang. Oleh karena itu, kami meminta polisi segera bertindak, karena lokasi masjid harus bersih dari narkoba," harapnya. (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-2770968303719106", enable_page_level_ads: true });
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.