← Beranda Nasional · Jum, 14 Apr · 3 mnt baca
Giliran Jalan Nibung Utama NELSON GINTING. MEDAN. Setelah Jalan Mataram, Kali ini giliran Jalan Nibung Utama, kawasan Pasar Petisah yang diaspal oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Med…
Pengasapalan dilakukan dinihari sekitar pukul 01.00 wib. Hal itu sengaja dilakukan agar proses pengaspalan berjalan dengan lancer mengingat saat siang hari daerah ini sangat padat dilalui arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat.
"Jika tidak lewat tengah malam, kenderaan bermotor masih berlalu-lalang di kawasan ini sehingga mengganggu proses pengaspalan. Itu sebabnya pengaspalan kita lakukan lewat tengah malam," ungkapnya.
Sejumlah alat berat pun diturunkan untuk mendukung kelancaran proses pengaspalan. Syahnan menginstruksikan agar pengaspalan dilakukan dengan sebaik-baiknya, sehingga hasilnya maksimal dan memuaskan. Untuk itu Syahnan pun berulangkali memberikan sejumlah arahan kepada para pekerjanya.
Tidak hanya hasil maksimal, Syahnan juga berharap pengasapalan dapat dituntaskan sebelum subuh sehingga warga sekitar maupun pengguna jalan sudah dapat merasakan manfaat pengaspalan keesokan paginya.
"Seperti pesan Pak Wali Kota, kita harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkapnya.
Proses pengaspalan yang dilaksanakan lewat tengah malam itu berjalan dengan lancar, seluruh peralatan dan para pekerja menjalankan tugas sesuai dengan fungsinya masing-masing. Jalan Nibung Utama yang semula rusak sekarang sudah mulus menyusul pengaspalan yang dilakukan.
Sebelumnya , Dinas PU melakukan normalisasi parit di Jalan Sisingamangaraja Medan, persisnya seputaran kawasan Simpang Limun. Normalisasi yang dilakukan mulai pukul 22.30 wib itu untuk mengangkat sendimen yang menyebabkan terjadinya penyumbatan parit.
Akibat penyumbatan, kawasan Simpang Limun selama ini menjadi langganan genangan air setiap kali hujan deras turun. Selain mengganggu kelancaran arus arus lalu lintas, genangan air tak jarang memasuki rumah sejumlah warga.
Untuk menangani penyumbatan parit ini, Dinas PU Kota Medan turut menurunkan sejumlah alat berat dan mobil penyedot lumpur untuk mengangkat sendimen yang berada di dalam parit.
"Selain perbaikan jalan yang dilakukan melalui pengaspalan, kita juga fokus untuk memperbaiki parit maupun drainase yang rusak maupun tersumbat. Sebab, tahun ini pekerjaan kita masih fokus untuk memperbaiki jalan dan drainase," jelas Syahnan. (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-2770968303719106", enable_page_level_ads: true });
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.