← Beranda Nasional · Sab, 2 Des · 1 mnt baca
Kolom Ganggas Yusmoro: Agamaku Oh Agamaku Ketika Pilkada DKI membuat bangsa ini terbelah antara manusia-manusia waras versus yang mengaku paling beragama, hingga ayat-aya suci diajak berpolitik, bahk…
Ketika ada pemimpin yang menang dan terpilih karena agama, namun ternyata telah menimbulkan kerusakan, nilai moral dan iman diabaikan. Terbukti telah mengirimkan uang rakyat senilai Rp. 40 milyar ke alamat palsu lalu dengan entengnya mengatakan "itu hanya kesalahan kecil dan kesalahan administrasi", saya lagi-lagi bergumam: "Agamaku, ooh.... agamaku."
Dan, ketika lagi-lagi tersiar kabar ada Reuni 212 yang sudah gampang ditebak ada agenda politik untuk 2019, maka bukan lagi gumaman, bukan lagi berkata lirih, kutulis ini agar semua bisa tahu bahwa saya lagi berkeluh kesah.
Agamaku, ooh.... agamaku.. (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-2770968303719106", enable_page_level_ads: true });
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.