← Beranda Kolom · Rab, 11 Okt · 2 mnt baca
Kolom Ganggas Yusmoro: Duka Lara Ahok Demi Sebuah Apakah ada seorang pemimpin yang seidealis seperti Ahok? Apakah ada seorang pemimpin yang begitu keras memegang teguh prinsip hidup demi sebuah kebenaran uni…
Bagaimana tidak? Ketika Gerindra, partai yang mengusungnya tiba-tiba mau seenaknya sendiri mengatakan pemilihan selevel gubernur sebaiknya dipilih melalui DPRD. Ketika Gerindra begitu jumawa mentang-mentang partai besar, seorang Ahok dengan membusungkan dada melawan. Dengan tegas dan tegap menolak mentah-mentah.
Perjuangannya bukanlah untuk pribadinya sendiri, namun demi bangsa ini.
Keseimbangan perjalanan religius dengan selalu berempati kepada siapapun pada orang orang susah, membuat kebijakan seorang Ahok benar-benar sangat dirasakan oleh masyarakat. Saat ada Ahok, jangan sekali-kali rumah sakit menelantarkan pasien. Harus segera diurus. Saat ada Ahok, semua boleh mencatat nomor Ponsel sang gubernur. Bahkan akan dilayani laporan itu meski tengah malam sekalipun.
Semua pejabat dari tingkat RT hingga tingkat kepala dinas harus melayani. Karena sejatinya, PNS adalah pelayanan terhadap masyarakat.
Bukan itu saja, semua hal dan semua aspek pembangunan di semua bidang, juga dipikirkan. Dan yang fenomenal adalah, mengumrohkan para Marbot.
Kenapa fenomenal ?
Emang ada gubernur lain yang rela ada kelebihan anggaran untuk hal-hal begini? Kan lebih bagus buat bancakan?
Dukalara perjuangan idealisme seorang Ahok ternyata harus ditebus dengan uraian air mata. Rakyat DKI yang katanya lebih rasional, ternyata masih banyak yang hidup dan mikir dalam tempurung. Apakah setelah dituduh dan dianggap menistakan agama riwayat Ahok akan tamat?
Jawabnya adalah: "Gusti ora Sare."
Orang-orang baik tentu akan dijaga. Akan diangkat derajatnya. Yakinlah itu.
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.