Resmikan 5 Aplikasi Binjai Smart City, Gubsu Minta Daerah — Sorasirulo
← Beranda

Resmikan 5 Aplikasi Binjai Smart City, Gubsu Minta Daerah

NELSON GINTING. BINJAI. Gubsu H T Erry Nuradi meresmikan peluncuran 5 aplikasi e-government Binjai Smart City dan Peresmian Binjai Command Center (BCC) di Ka…

Resmikan 5 Aplikasi Binjai Smart City, Gubsu Minta Daerah

Kegiatan tersebut termasuk dalam bagian kerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam upaya pencegahan korupsi di Sumut oleh Kordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK yang melahirkan 9 rencana aksi cegah korupsi.

“Dari 14 kabupaten/ kota hasil Pilkada terakhir, baru Binjai yang sudah membangun dan menerapkan 5 aplikasi e-government,” kata Gubsu.

Saat meresmikan grand louncghing lima aplikasi tersebut, Gubsu menghimbau agar pencapaian Kota Binjai menjadi cambuk bagi daerah lain untuk melakukan hal yang sama.

Walikota Binjai H M Idaham menjelaskan aplikasi BSC dan BCC dibangun dalam waktu 5 bulan bekerjasama dengan Politeknik Negeri Medan. Diawali dengan inisiasi KPK untuk penerapan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, pihaknya membangun aplikasi dengan keterbatasan anggaran.

“Kami sadar kita tidak miliki APBD besar, padahal untuk membangun e -gov dan comand center butuh anggaran besar. Alhamdulillah kami dimudahkan dan bisa selesaikan dalam waktu 5 bulan, dengan anggaran yang tidak terlalu mahal,” kata Idaham. Pihaknya bekerjasama dengan Politeknik Medan membangun 5 aplikasi yang dikerjakan oleh mahasiswa-mahasiswa di bawah bimbingan dosen.

“Yang membangun aplikasi anak muda umur 19-20 tahun, mereka kerja keras, terkadang tidak tidur. Ternyata jika anak muda kita beri kesempatan, mereka luar biasa,” kata Idaham.

Adapun ke 5 aplikasi yang diluncurkan adalah e-musrenbang, e-masyarakat, e-dokter , e-perizinan dan e-budgeting. Sedangkan Binjai command center, yang berfungsi sebagai pusat pengendali se­luruh program yang berbasis IT. Melalui aplikasi, ma­syarakat bisa menyampaikan usulan kegiatan dalam pembangunan, mendaftar layanan kesehatan tanpa harus mengantri, mengurus perzinan secara online. Penggu­naan aplikasi akan memper­singkat waktu pelayanan, dan mencegah pungutan liar. (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-2770968303719106", enable_page_level_ads: true });