← Beranda Ekonomi · Jum, 13 Apr · 3 mnt baca
Dkp Latih Perwakilan Kecamatan Olah Pangan Lokal Jadi Bernilai ADINDA DINDA. MEDAN. Wali Kota Medan (Drs H T Dzulmi Eldin S MSi) diwakili Kadis Ketahanan Pangan Kota Medan (Muslim Harahap )membuka Pelatihan Teknologi Pen…
Menurut Muslim, tujuan pelatihan ini dilakukan untuk mengoptimalkan pemafaatan pangan lokal menjadi pangan olahan yang beragam, mengandung gizi yang baik, bernilai ekonomis serta kompetitif. Melalui pelatihan ini, Muslim berharap seluruh peserta bisa memanfaatkan pangan lokal menjadi bernilai ekonomis.
“Pelatihan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan DKP Kota Medan upaya dalam rangka gerakan percepatan penganekaragaman komsumsi pangan (P2KP) berbasis pangan lokal dan mewujudkan ketahanan pangan Kota Medan yang terkenal dengan sebutan Kota Kuliner. Semoga pelatihan ini semakin memperbanyak aneka kuliner di kota yang kita cintai ini,” kata Muslim. Didampingi Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Fariz H Hutagalung, Muslim berharap agar seluruh peserta benar-benar memanfaatkan momen pelatihan ini dengan sebaik-sebaiknya.
"Gali sebanyak-banyaknya pengetahuan dari kedua nara sumber yang kita hadirkan. Semoga pengetahuan yang mereka berikan dapat membuat para peserta memanfaatkan panganan lokal yang ada untuk diolah menjadi makanan berdaya jual,” ungkapnya.
Di samping itu tambah Muslim, para peserta juga mampu mengenali jenis panganan lokal yang ada di sekitarnya serta mampu menyusun menu berdasarkan prinsip beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA).
Termasuk, mengenali bahaya cemaran pangan yang ada di sekitarnya, mengenali jenis pangan yang ada di sekitarnya serta mampu mengenali jenis pangan dengan kemasan dan label yang aman untuk dikonsumsi.
“Jadi pelatihan ini sangat penting untuk diikuti. Apalagi dalam pelatihan ini, para nara sumber juga mengajarkan kepada para peserta cara menghitung harga jual dan strategi dalam mengembangkan usaha pangan lokal. Yang lebih penting lagi, para peserta mampu menangkap peluang usaha pangan lokal yang ada di wilayahnya masing-masing,” terangnya.
Pelatihan berjalan dengan lancar, kedua nara sumber dengan detai menjelaskan bagaimana caranya mengoptimalkan pemafaatan pangan lokal menjadi pangan olahan yang beragam, mengandung gizi yang baik, bernilai ekonomis serta kompetitif sesuai dengan keahlian dan pengalaman masing-masing. Apalagi pelatihan disertai dengan praktek langsung pengolahan bahan lokal menjadi makanan bernilai jual. (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-2770968303719106", enable_page_level_ads: true });
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.