← Beranda Nasional · Rab, 8 Agu · 1 mnt baca
Kolom Andi Safiah: Dulu dan bahkan hingga saat ini manusia masih percaya bahwa Tuhan dan para dewa-dewilah yang mengatur semua yang ada; baik di langit maupun di bumi. Mereka m…
Alam tentu saja tidak ambil pusing denga n semua keyakinan yang pernah diciptakan oleh manusia. Walaupun pandangan dari sisi spiritualisme cosmic kita adalah bagian dari alam, dan alam adalah kita sendiri, namun alam lagi-lagi bekerja dengan aturan mainnya sendiri.
Contoh paling sederhana bahwa persahabatan manusia dengan alam hanyalah sebuah "ilusi manusia", lihat saja bencana alam. Mulai dari gempa bumi, longsor, tornado, tsunami, etc. Ini membuktikan bahwa manusia dan alam tidak pernah bersahabat. Ibarat numpang, species manusialah yang perlu selalu mengadabtasi perubahan alam, bukan sebaliknya.
Dengan begitu, fenomena alam macam gampa bisa dipahami sebagai sebuah siklus alamiah yang sudah berlangsung sejak milyaran tahun lamanya. Tugas kita sebagai species yang numpang lewat adalah beradabtasi dengan setiap perubahan yang datang dari alam.
# Itusaja !
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.