Ekonomi · Kolom · Nasional · Pemilu · Perbankan · Perikanan/ nelayan··5 mnt baca
Kolom Asaaro Lahagu: Pengakuan-pengakuan Mengejutkan Dari
Apa pengakuan-pengakuan mengejutkan Jokowi? Ia mengakui bahwa sebagai seorang incumbent , seorang petahana, dia telah dan sedang dihantam bertubi-tubi. Tetap…
Apa pengakuan-pengakuan mengejutkan Jokowi? Ia mengakui bahwa sebagai seorang incumbent , seorang petahana, dia telah dan sedang dihantam bertubi-tubi. Tetapi dia mengaku tidak bisa menyerang balik secara frontal. Dia lebih banyak bertahan dan menangkis serangan. Mengapa dia tidak bisa menyerang?
Karena di seluruh dunia, pemerintah yang sedang berkuasa, termasuk pemerintahannya, menginginkan kestabilan, ketenangan dan kedamaian.
Jika dia menyerang balik, maka keadaan semakin hiruk-pikuk, gaduh dan ribut. Jika publik kemudian melihat Jokowi jarang menyerang partner demokrasinya, itu karena alasan di atas. “Lebih mudah merebut kekuasan dari pada mempertahankannya,” kata Jokowi.
Lalu apa pengakuan Jokowi selanjutnya?
Jakowi mengaku, saat dia memulai pemerintahannya, dia melihat perusahan negara, Petral, anak perusahaan Pertamina, sarat dengan para mafia. Ratusan triliun rupiah setiap tahun negara mengalami kerugian akibat permainan mafia di Petral. Ketika dia mengeluarkan perintah untuk membubarkan Petral, dia ditakut-takuti oleh banyak pihak. Katanya, jika Petral dibubarkan, negara bisa runtuh. Diapun bisa jatuh. Sangat menakutkan.