← Beranda Nasional · Jum, 1 Jun · 2 mnt baca
Kolom Asaaro Lahagu: Pohon Nenek Di era Ahok kata 'tidak tahu', belum 'dilaporkan' adalah tabu. Ahok harus tahu hal-hal yang bersinggungan dengan kepentingan publik. Ia proaktif tahu. Pun di…
Tetapi, di era Anies - Sandi, kata 'tidak tahu', 'nanti saya cek', adalah menu jawaban keduanya. Ketika mobil Ratna Sarumpaet yang diderek dikembalikan, jawaban Anies 'belum tahu'. Ketika 'air tinja olahan diminum Sandi, Anies belum tahu.
Ketika ada pohon plastik, jawaban Anies juga tidak tahu. 'Nanti saya cek dulu. Saya periksa dulu. Saya amati dulu. Saya pelototin dulu,' kata Anies.
Kini saat pohon plastik itu viral di sosmed, Sandi dan Anies sibuk menjawab asal anggarannya. Publik terlanjur menghubungkan pengadaan pohon plastik itu dengan duit Rp. 8 miliar.
Sekarang energi Anies beserta senyumnya sibuk menjelaskannya panjang lebar. Atas bawah. Utara ke Selatan. Pun ia sibuk menyalahkan bawahan. Sibuk berkilah. Sibuk senyum keberpihakan.
Jakarta memang sedang berpesta. Ya pesta anggaran Rp. 70 triliun lebih di tahun 2018 ini. Ada lagi nanti 2019. Lebih gede. Semakin lezat. Yang tidak kebagian, jangan nyinyir. Nyinyir kepada saudara seiman itu, dosa bro.
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.