← Beranda Nasional · Rab, 22 Agu · 2 mnt baca
Kolom Boen Syafi'i: Masih Berniat Ganti Sekali lagi, Indonesia menunjukan kekuatan ke Bhinekaanya di ajang opening seremoni Asian Games 2018. Bangga sekaligus terharu ketika melihat megah dan meria…
Tapi, ya, gak heran bila para Kamvret meributkan stuntmannya Pak Jokowi, lha wong demo ganti presiden saja ada di depan kedai martabak. Coba seng gendeng piro eh sopo kalau sudah begini.
"Apanya yang keren bila pake stuntman," kata para Kamvret.
Ah, kalau ada pertanyaan semacam ini, maka jawab saja: "Apanya yang keren bila Capresnya gak punya Ibu negara?" Atau bisa juga dijawab: "Apanya yang keren bila ngomong gak boleh ada rakyat miskin, eh ternyata gaji karyawanya masih ditunggak juga."
Sekali lagi, Presiden Jokowi telah mengukir prestasi dan membuat nama Indonesia semakin harum di kancah dunia. Setelah kebijakan BBM satu harga di seluruh Indonesia, setelah saham mayoritas Freeport berhasil dikuasai, setelah membubarkan Petral si mafia BBM, setelah membangun infrastruktur secara masif dan setelah nantangin RRC di Laut Natuna.
Kini, di ajang Asian Games, seolah-olah Presiden Jokowi ingin menunjukan pesan kepada bangsa lainnya bahwa Indonesia bisa menjadi bangsa yang besar karena adanya beragam adat istiadat budaya serta agama yang menjadi jiwanya. Maka, jangan usik keberagaman kami, jika tidak ingin kalian ditenggelamkan oleh Ibu Susi.
Tetapi maaf, pilihan presiden saya tetaplah PAS alias Pria Asli Solo yakni bapaknya si Kaesang.
"Waduh, yen, aku yo tetap PAS lah pakne, tapi bukan Pria Asli Solo lho?".
"Lha terus PAS itu opo bune?"
"PAS alias Presiden Anti Somblo, pakne."
"Weladalah, Jomblo bune bukannya Somblo".
"Wong Ediaaaaaan".
Salam Jemblem..
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.