← Beranda Kolom · Sen, 6 Agu · 2 mnt baca
Kolom Boen Syafi'i: Melawan Mereka Maka Auto Tapirlah Geger lagi media sosial, setelah si Amin Rais menyebut adanya Partai Tuhan dan Partai Setan, dan juga si Neno yang menyamakan Pilpres 2019 itu sebagai Perang…
Lagi-lagi agama dan Tuhan dibawa-bawa untuk kepentingan syahwat berkuasa. Padahal politisasi agama hanya menghasilkan Gabener yang mencadari Kali Item Jakardah saja. Gus Dur pun sebenarnya pernah mewanti-wanti tentang hal ini, di dalam buku beliau yang berjudul "Ilusi Negara Islam". Gus Dur berkata:
"Jargon memperjuangkan Islam, sebenarnya memperjuangkan agenda politik tertentu dengan memakai Islam sebagai kemasan dan senjata, langkah ini sangat ampuh karena siapapun yang melawan, pasti dituduh melawan Islam."
Pada kenyataanya memang hal inilah yang sekarang terjadi di negara Indonesia tercinta. Di saat kita melawan mereka yang bersikap intoleran dengan membawa-bawa Tuhan dan agama untuk nafsu syahwat berkuasanya, di saat itu pula, kita dilabeli gelar "mulia" dengan sebutan tapir, syiah, liberal dan komunis. Wow, gelar yang emejing warbiasyah untuk kita, vukan?
Di saat kita ingin NKRI ini damai, saling bertoleransi dan saling guyub rukun meskipun berbeda agama, seperti falsafah bangsa yakni Bhineka Tunggal Ika, di saat itu pula kita diteriakin pemuja berhala Pancasila. Dituduh anti syariat, anti Islam, anti Tuhan sampai-sampai anti ketombe dan anti danruf segala.
Ahsudalah, efek oplosan air jamvan dan fifis unta memang sangatlah terasa. Pertinyiinyi: Jika nantinya di pilpres 2019, Pak Jokowi yang terpilih kembali, kira-kira sudah siapkah segala logistik untuk melakukan aksi demo terhadap Gusti ALLOH Ta'ala? Wah bakal tidur di Istiqlal dan sholat di Monas lagi nih rupanya?
Ngumat Vangke Al Vekok'i.
Salam Jemblem..
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.