← Beranda Nasional · Jum, 30 Nov · 2 mnt baca
Kolom Boen Syafi'i: Yo Iki Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur, sekarang sudah banyak berbenah. Dulu, kota ini begitu kumuh. Peceren atau air berbau serta sampah yang menumpuk ada d…
Ya, Ibu Tri Rismaharini atau biasa dipanggil warga dengan sebutan Bu Risma adalah namanya. Dengan kegigihan, keuletan, dan memberi tauladan dengan bergerak sendiri. Akhirnya, warga menjadi segan bila tidak ikut menjaga kebersihan kotanya. Karena melihat Wali Kotanya setiap hari dan setiap pagi buta pasti ikut menyapu bersama Pasukan Kuningnya.
Ya, dialah sang maestro penata kota yang lebih banyak bekerja daripada main perintah terhadap para bawahannya. Dia memberi contoh nyata, bergerak dan tidak hanya duduk di balik meja. Memang, Kota Surabaya belumlah sempurna dalam penataan kota dan warganya.
Namun, lambat laun kota yang penuh sejarah tentang heroisme ini diprediksi akan menjadi trend setter penataan kota di seluruh Indonesia bahkan Asia Tenggara. Selain itu, pujian juga harus disematkan terhadap warga kotanya.
Tanpa warga yang cerdas dan tidak gampang dibodohi oleh sentimen SARA terutama agama. Maka, mustahil pula mereka mendapatkan pemimpin yang hebat dan jenius dalam penataan kota beserta warganya.
So, inilah Jatim dan Surabayaku, Rekk.
Pemimpin yang kami pilih benar-benar sudah teruji kualitasnya. Bukan karena adanya hasutan, apalagi adanya politisasi ayat dan mayat. Enceng gondok kok dibandingne bunga Sakura?
Yo gak level Cuk, eh Cak.
Salam Jemblem..
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.