← Beranda Kolom · Lingkungan · Rab, 28 Mar · 1 mnt baca
Kolom Eko Kuntadhi: Mendayung Di Atas Busa yang memenuhi BKT Marunda, kata Bagian Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta, gak berbahaya. Ikan masih bisa hidup. "Masih banyak orang yang mancng ikan …
Saya percaya. Buktinya ikan-ikan kita masih bisa hidup jika ditaruh di mesin cuci. Jajal deh.
Sandiaga juga bilang, itu karena limbah rumah tangga. Cuci pakaian, cuci mobil dan sebagainya. Rakyat yang salah.
Mungkin busa itu datang tiba-tiba. Orang juga tiba-tiba mencuci mobil, mencuci pakaian. Sebab, jaman Gubernur sebelumnya, orang tidak mencuci mobilnya. Tidak mencuci pakaiannya. Tidak menggunakan diterjen.
Baru pada jaman Anies, orang mulai mencuci dan, akibatnya, busa diterjen mengotori Sungai BKT.
Sebab, biasanya atlet dayung Jakarta, berlatih di sungai itu. Sekarang mereka juga masih berlatih. Bedanya kini mereka seperti menyaung di atas awan. Jadi, kayak mengemudikan kapal bajak lautnya Johny Deep.
Ah, ngomongin soal cuci mencuci, kita jadi ingat Fadli. Apa benar dia pengguna diterjen Daia yang setia? HEADER: detik.com . (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-2770968303719106", enable_page_level_ads: true });
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.